Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
7 Pemulung Gadungan Dibekuk
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tujuh kawanan maling yang berkedok sebagai pemulung, ditangkap anggota Dit Reskrim Polda Bali. Dari tangan mereka polisi mengamankan sejumlah kabel listrik, baling-baling kapal dan mesin jenset.
Baca juga:
Polda Banten: Nikita Mirzani Resmi Ditahan
7 maling ini masing-masing bernama Fardy, Muhoiri, Adi Siswanto, Sahadi, Aswin, Wiswari, Ahmad Rifai.
Sumber anggota Dit Reskrim Polda Bali mengatakan, ke tujuh tersangka ditangkap 3 hari setelah polisi menerima informasi dari masyarakat.
"Ketujuh tersangka adalah pemulung dan ditangkap di rumah kos mereka di bilangan Renon,"urai sumber.
Ditambahkan sumber, sebelum beraksi, ketujuh tersangka memantau lokasi yang akan disasar. Mayoritas lokasi yang disasar, rumah kosong yang masih tahap renovasi.
Baca juga:
Polda Banten: Nikita Mirzani Resmi Ditahan
Setelah menarget sasaran, ketujuh tersangka beraksi di malam hari. Para tersangka asal Banyuwangi ini leluasa mempreteli kabel listrik yang sudah terpasang di bangunan.
Barang hasil curian, langsung dijual di penampungan rongsokan di kawasan Renon.
"Ada sejumlah TKP yang mereka akui. Untuk TKP lainnya masih dikembangkan,"bisik sumber. (spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun