Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Menduga Ayah WN Australia Aniaya 2 Anak Sebelum Bunuh Diri

Senin, 14 September 2026, 14:19 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Polisi Menduga Ayah WN Australia Aniaya 2 Anak Sebelum Bunuh Diri.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Polisi mengungkap kronologi kematian tragis seorang warga negara Australia berinisial SDJ (57) bersama dua anaknya, ADS (7) dan LKS (4), di sebuah bungalow kawasan Jalan Three Brothers, Legian Tengah, Kecamatan Kuta, Bali, Minggu 13 September 2026.

SDJ diketahui merupakan warga negara Australia. Sementara kedua anaknya berkewarganegaraan Indonesia. Dalam penyelidikan awal, polisi menemukan dugaan bahwa sebelum meninggal, SDJ melakukan kekerasan terhadap kedua anaknya. Setelah itu, SDJ diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Motif di balik peristiwa tersebut hingga kini masih dalam penyelidikan polisi. Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 10.14 WITA di Arca Bungalow, Jalan Three Brothers, Legian Tengah.

Kejadian bermula sekitar pukul 08.30 WITA ketika salah seorang saksi, Nur Khamid (51), menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai istri korban yang berada di Jakarta. Dalam percakapan tersebut, saksi diminta membantu mengecek kondisi suami dan kedua anaknya yang tinggal di bungalow karena tidak dapat dihubungi.

Saksi kemudian mendatangi bungalow dan mencoba melihat ke dalam melalui jendela. Namun, tidak terlihat adanya aktivitas maupun orang di dalam. Saksi lalu menemui pemilik bungalow dan menyampaikan informasi yang diterimanya. Keduanya kemudian kembali menuju bungalow untuk melakukan pengecekan.

Setiba di lokasi, keduanya kembali mencoba melihat ke dalam melalui jendela. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda aktivitas dari dalam bungalow. Pemilik bungalow kemudian menghubungi Kelian Lingkungan. Beberapa menit kemudian, Kelian Lingkungan bersama sejumlah tetangga mendatangi lokasi.

Warga sempat mengetuk dan menggedor pintu sambil memanggil penghuni bungalow. Namun, tidak mendapat respons dari dalam.
Karena khawatir terjadi sesuatu, pintu akhirnya dibuka secara paksa.

Setelah pintu terbuka, warga mendapati SDJ dalam kondisi tergantung pada terali besi jendela menggunakan kabel setrika berwarna putih. Sementara itu, kedua anak korban ditemukan tergeletak di lantai kamar dengan posisi tubuh saling bertindihan.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal bersama Tim Identifikasi Polresta Denpasar.

Dari hasil pemeriksaan luar terhadap kondisi ketiga korban, pemeriksaan awal menduga kedua anak korban meninggal akibat tindakan kekerasan. Sedangkan SDJ diduga meninggal dunia dengan cara gantung diri. Ketiga jenazah telah berada di RSUP Prof Ngoerah Denpasar untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, petugas dari Polsek Kuta masih melakukan penyelidikan.

“Penyidik masih melakukan pemeriksaan, termasuk olah TKP, pemeriksaan rekaman CCTV di TKP dan pemeriksaan terhadap para saksi, termasuk terhadap istri korban, untuk memastikan penyebab kematian para korban," ujarnya, Senin 14 September 2026.

Diterangkannya, Polsek Kuta saat ini telah meminta keterangan dari istri korban dan juga telah memeriksa rekaman CCTV di rumah korban. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Konsulat Australia terkait korban yang merupakan warga negara Australia.

Catatan redaksi: 

Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian. 

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami