Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Kepala Minggik Bocor Dilempar Botol
Kerobokan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Suasana LP Kerobokan Denpasar, siang ini sempat memanas dan tegang. Ketegangan ini dipicu aksi pelemparan pentolan preman Made Sutama alias Minggik, oleh kelompok napi yang berseberangan dengannya.
Kejadian ini terjadi sekitar pukul 11 siang ini. Saat itu Minggik dibesuk istri Yan Ketu (Saudara Minggik yang juga tahanan LP) yang bernama Atin Wahyu Swandayani (25) . Saat sedang menerima kunjungan itulah tiba-tiba kepala Minggik dilempar kelompok napi lain dengan menggunakan botol minuman ringan.
Hingga kini pihak LP belum mengeluarkan pernyataan resmi soal kondisi Minggik, pasca insiden ini. Namun info yang berkembang, kepala "penguasa" Terminal Ubung Denpasar dan sekitarnya ini mengalami luka bocor.
Kepala Pengamanan LP Kerobokan, Maliki, mengatakan, saat ini pihak LP masih memeriksa 2 kelompok yang bertikai dan sejumlah sipir LP. Sementara botol yang digunakan dalam aksi pelemparan sudah diamankan.
Sementara Kapolsek Kuta Utara, AKP Si Dharma Putra mengatakan, akibat lemparan botol itu keluarga Minggik yang berjumlah 5 orang ketakutan dan minta dikawal pulang ke rumahnya di Jalan Cokroaminoto, Gang Bangau, Denpasar.
"Kasus ini ditangani internal oleh pihak lapas. Sampai saat ini belum ada laporan yang masuk ke Polsek," kata Putra.
Hingga berita ini diturunkan, halaman luar LP Kerobokan masih dijaga beberapa aparat kepolisian.
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 3808 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3411 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2028 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan