Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Kantor Pos Turun Cari Tahu Pemotongan BLT
Pupuan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Dua instansi masing-masing Dinas Sosial Tabanan dan Kantor Pos Tabanan kelimpungan dengan adanya pemotongan BLT warga desa Batungsel, Pupuan. Keduanya pun langsung turun, Jumat (1/8) untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Baca juga:
Tabanan Target 39 Ribu Sapi Tervaksin PMK
Ketua PT Pos Tabanan, I Dewa Nyoman Merthayasa SE mengatakan tidak ada pemotongan BLT di Pupuan. "tidak ada pemotongan BLT, yang ada setelah BLT diterima warga, mereka tanpa sepengetahuan kita membuat kesepakatan, uang yang diterima itu diserahkan sebagian kepada KK miskin lain yang tidak tersentuh BLT dan itu diluar tanggung jawab kita,"ucap
Kepala Kantor Pos Tabanan, I Dewa Nyoman Merthayasa SE dan Kepala Kesos Arya Sanjaya.
Setelah kami turun, memang ada kesepakatan sebagian BLT yang diterima oleh yang berhak itu disisihkan untuk KK miskin yang tidak menerima BLT tahun ini, jadi bukan BLT dari kita yang di potong," ucap Merthayasa seraya menegaskan semua proses BLT yang ditanggungjawabi pihaknya tidak ada masalah.
Kalaupun ada setelah BLT itu diterima diserahkan kemana dan
digunakan untuk apa itu bukan lagi tanggungjawab dan wewenangnya.
Baca juga:
Tabanan Target 39 Ribu Sapi Tervaksin PMK
I Made Kartika yang juga dipotong BLTnya mengaku sangat keberatan dengan pemotongan tersebut. "Sejujurnya saya sangat keberatan di potong," jelasnya.
Kenyataannya bahwa BLT yang diterimanya langsung di potong sebanyak 195 ribu. "Yang saya terima hanya 105, dari prebekel saat saya Tanya kenapa di potong jawabannya juga tidak jelas," pungkasnya. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 291 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 173 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan