Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan

Minggu, 1 November 2026, 20:06 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Keributan antar pengemudi ojek online (ojol) diduga dipicu perebutan pelanggan terjadi di kawasan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (30/10/2026) malam itu viral di media sosial.

Aparat kepolisian yang dipimpin Kapolsek Kuta Selatan, Kompol Muhamad Said Husein, segera mendatangi lokasi pada Sabtu (31/10/2026) untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Polisi melakukan pengecekan di depan Mamo Hotel, Jalan Mamo Nomor 2, Pantai Suluban, Kuta Selatan. Berdasarkan hasil penelusuran dan keterangan sejumlah saksi, keributan tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 Wita.

"Keributan itu terjadi akibat salah paham. Ditujukan perselisihan antar sesama pengemudi ojek online yang disinyalir berkaitan dengan perebutan pelanggan," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adhi Saputra Jaya, Minggu (1/11/2026).

Saksi di lokasi mengaku sempat melihat sejumlah pengemudi ojol terlibat adu mulut. Tidak lama kemudian, pecalang bersama masyarakat dan perangkat desa adat mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan sehingga para pengemudi akhirnya membubarkan diri.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, diketahui bahwa di sekitar lokasi telah terpasang papan pemberitahuan yang menyatakan kawasan dan jalan tersebut merupakan area pribadi. Papan tersebut juga memuat larangan kendaraan transportasi online masuk, kecuali untuk keperluan menurunkan penumpang atau drop only.

Iptu Gede Adhi mengatakan, berdasarkan keterangan yang diperoleh, masih ditemukan pengemudi ojol yang memasuki kawasan tersebut untuk menjemput tamu.

Meski sempat terjadi ketegangan, petugas tidak menemukan adanya perkelahian atau benturan fisik serius yang mengakibatkan korban luka maupun cedera.

"Polsek Kuta Selatan telah melakukan serangkaian langkah kepolisian, mulai dari menerima informasi, mendatangi dan mengecek TKP, membuat laporan, hingga mengumpulkan keterangan para saksi," ungkapnya.

Ia menambahkan, Polsek Kuta Selatan telah merespons cepat dengan melibatkan tokoh masyarakat, pecalang, dan perangkat desa adat untuk membantu meredam situasi.

Melalui koordinasi dan sinergi seluruh pihak, diharapkan permasalahan serupa tidak kembali terjadi serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan wisata Pantai Suluban tetap aman, kondusif, dan terkendali.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami