Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Enam Jam Jalur Pantura Macet Total
Sambirenteng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Jalan utama di Pantai Utara Bali, Sabtu (9/8) malam, macet total selama enam jam. Kondisi ini disebabkan oleh ribuan warga yang turun ke jalan guna menyaksikan gerak jalan 45 kilometer, dari Kota Singaraja menuju Desa Sambirenteng.
Gerak jalan 45 kilometer dewasa putra dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-63 ini diikuti 26 regu.
"Kemacetan ini diakibatkan antusiasme masyarakat, terutama para penggembira yang mendukung regu peserta gerak jalan yang datang langsung ke lokasi start di Desa Sambirenteng,â" ungkap Kabag Humas dan Protokol Setda Pemkab Buleleng, Gede Gunamawan AP.
Gerak jalan 45 Kilometer dewasa putra yang menempuh rute 45 kilometer tersebut merupakan ajang bergengsi dan sangat melelahkan sehingga diperlukan adanya dukungan para suporter yang membludak memenuhi jalan.
"Kita hanya memberikan semangat karena kegiatan ini akan berlangsung sampai pagi," ujar Gede Darmawan, pelajar sebuah SMA di Buleleng yang hadir sebagai penggembira.
Di sisi lain, kemacetan arus lalu lintas Jalan Singaraja- Amlapura juga diakibatkan tidak adanya jalur alternatif disamping kondisi jalan yang sempit, sehingga menyulitkan kendaraan yang datang dari dua arah melintasi areal tempat garis start.
Dalam ajang Gerak Jalan 45 Kilometer tersebut, 26 peserta yang dilepas Bupati Buleleng Putu Bagiada akan menempuh rute dengan melewati sejumlah Desa di Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, Sawan, dan Buleleng hingga finish di Kota Singaraja, Minggu (10/8) pagi. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3851 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang