Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Satu Korban "Digarap" Hingga 13 Kali

Singaraja

Jumat, 15 Agustus 2008, 15:59 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Perbuatan cabul yang mengarah pada aksi pedofilia, dengan pelaku Granfield Philip Robert (61), Warga Negara Australia, Jumat (15/8) kembali mengungkap fakta baru. Salah seorang korban Philip mengaku digarap hingga 13 kali. Semuanya dilakukan dengan paksaan dan ancaman.



"Ada satu korban mengaku dipaksa Philip untuk melakukan hal itu sebanyak tiga belas kali. Hal itu dilakukan dengan ancaman dan paksaan, sebab saat itu korban ini pinjam uang dengan pelaku, namun tidak mau dikembalikan dan harus melayaninya. Jika tidak (mau melayani) pelaku akan mencari ke rumah korban atau sekolahnya. Korban takut dan terpaksa memenuhi keinginan pelaku," ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. I Made Sudirsa.

Untuk menutupi aksi pencabulan yang mengarah pada pedofilia itu, pelaku Granfield Philip Robert melakukannya dengan penuh perhitungan. Aksi "memangsa" anak-anak pelajar itu selalu dilakukan di rumahnya.

" Korban hanya melakukan aksinya itu di rumahnya di Kaliuntu agar tidak tercium oleh orang lain," ujar Sudirsa.



Sementara sejumlah tetangga yang berada di dekat rumah pelaku di Jalan Tasbih Gangg Buntu Singaraja tidak mengetahui adanya perbuatan pedofilia tersebut. Sebab setiap kali para pelajar itu datang selalu beramai-ramai dan selalu ada pesta miras di rumah pelaku.



"Kalau tidak ada berita di media mungkin saya tidak tahu, yang jelas banyak anak-anak sekolah datang dan mereka minum-minum, itu saja yang kita tahu, yang lainnya saya tahu dari berita di media," ujar salah seorang tetangga pelaku, Suardika.

Hal senada juga diungkapkan sembilan korban AR (18), WR(18), ND (16), SG (16), AS (19), WD (17), DD (17), S (16) dan E (17) yang telah diperiksa di Mapolres Buleleng.

Sebelum satu di antara mereka melayani pelaku Philip, selalu disuguhkan dengan minuman keras produk luar negeri. Setelah setengah mabuk, pelaku kemudian menggarap korban di kamar tidur. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami