Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Preman Tua Kapak Ibu Rumah Tangga

Kerobokan

Senin, 25 Agustus 2008, 19:41 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Seorang preman tua mengamuk di daerah Kerobokan, Kuta Utara. Hanya karena persoalan sepele, ia nekat mengkampak pinggang seorang ibu rumah tangga hingga luka parah.



Tersangka I Nyoman Lama (50), mengamuk di kawasan Banjar Muding Kelod Kerobokan Kuta Utara. Preman bertato itu dengan beringas menebas pinggang Wayan Witari (37) dengan menggunakan kapak.

Akibat tebasan kapak tersebut, pinggang kanan Wayan Witari luka robek dan kini masih sekarat di RS Wangaya Denpasar. Sementara tersangka telah ditangkap di rumahnya di Banjar Tematang Pekambingan Denpasar.

Hasil pemeriksaan di kepolisian menyebutkan, saat kejadian tersangka mengendarai sepeda motor menuju Banjar Muding Kelod Kerobokan Kuta. Namun, entah bagaimana, tersangka tiba-tiba menabrak gerobak penjual sate yang berada di pinggir jalan.

Hingga kini belum diketahui, apakah tersangka mabuk ataukah disengaja. Akibat tubrukan itu, sate yang dipajang di rombong atau gerobak berhamburan ke jalan.

Waktu kejadian, Ni Putu Tripem Wahyuningsih (21) bermaksud membeli sate. Melihat sate berhamburan di jalan, Wahyuningsih berupaya memungutnya.



Melihat ulah Wahyuningsih, tersangka malah kalap. Tersangka berusaha menegur, namun Wahyuningsih tidak meladeninya. Sontak saja, tersangka beringas. Korban dipukul dengan tangan kosong. Tak hanya itu, tersangka menendang dengan kaki.



Dipenuhi emosi, tersangka menjambak dan menyeret korban hingga korban mengaduh kesakitan dan akhirnya jatuh pingsan.

Jeritan korban didengar oleh ibunya, Wayan Witari. Ibu rumah tangga ini berupaya membela anaknya. Apa lacur, amarah tersangka berbalik ke Wayan Witari.

Tersangka mengeluarkan kapak dan menyerang korban. Ayunan kapak mengarah ke pinggang. Akibat ditebas kapak, pinggang korban terluka lebar dan korban tersungkur berdarah-darah.

Tebasan yang sangat kuat itu menyebabkan gagang kapak copot. "Tersangka mengeluarkan kapak dan menebas pinggang korban," jelas Kapolsek Kuta Utara, AKP Si Darma Putra SH.

Usai menebas pinggang korban, tersangka kembali melampiaskan amarah. Dia menuju pekarangan rumah korban dan merusak sepeda motor Mio, serta-merta memecahkan kaca mobil Kijang, milik korban.

Puas melampiaskan amarah, tersangka yang sekujur tubuhnya penuh tattoo itu kabur.

Satuan reskrim Polsek Kuta Utara mengejar tersangka, berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh petugas, dari para saksi di lokasi kejadian.

Dibantu satuan reskrim Polres Badung, akhirnya tersangka I Nyoman Lama dibekuk di rumahnya di Banjar Jematang Pekambingan Denpasar, Senin (25/8).

"Ketika ditangkap, dia berusaha mengambil kapak namun berhasil dicegah anggota buser kita," sebut Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, untuk menguatkan penyelidikan, saksi-saksi telah dimintai keterangan. Barang bukti berupa kapak telah disita, ditambah pecahan kaca mobil Kijang.

Namun hingga kini apa motif di belakang penusukan dan perusakan itu masih dikembangkan. Pasalnya, korban Wayan Witari belum bisa dimintai keterangan lantaran masih sekarat di RS Wangaya. (Spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami