Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Caleg PDIP Protes Penetapan Nomor Urut

Negara

Rabu, 27 Agustus 2008, 16:25 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Buntut perubahan nomor urut calon legislatif (caleg) PDIP Jembrana yang diduga hasil rekayasa oleh orang dalam semakin panjang. Rabu (27/8), 5 caleg dari daerah pemilihan Melaya dan Negara-Jembrana yang nomor urutnya tergeser bersama puluhan pendukungnya mendatangi Sekretariat DPC PDIP Jembrana dengan maksud mempertanyakan alasan digesernya nomor urut mereka sesuai SK DPP Nomor 245/KPTS/DPP/2008 tertanggal 17 Agustus.



Sayangnya keinginan mereka untuk menyampaikan aspirasinya gagal, karena tidak ada satupun pengurus DPC menemui mereka, terutama Sekretaris, I Ketut Sugiasa. Salah seorang caleg yang nomor urutnya digeser, I Ketut Sudarsana mengatakan pihaknya sangat kecewa karena mereka tidak berhasil menemui seorangpun pengurus DPC.

"Kedatangan kami ini menanyakan kepada sekretaris DPC proses sampai terbitnya SK 245 yang membuat nomor urut kami tergeser. Hal ini kami lakukan karena kami kecewa dengan keputusan itu," ungkapnya.

Lanjut Sudarsana, sebagai Sektretaris DPC, Sugiasa adalah nahkoda DPC PDIP Jembrana karena Ketua DPC AA Oka Ratmadi (Cok Rat) tinggal di Denpasar dan juga disibukkan dengan tugas-tugasnya sebagai Ketua DPD PDIP Bali.

"Kami tidak tahu kenapa sejak SK 245 itu keluar, Sugiasa tidak pernah muncul di sekretariat. Kalau dia tanggung jawab, semestinya dia ada di sekretariat," ujarnya.



Sudarsana juga mengungkapkan sebelum mendatangi DPC, pihaknya juga telah mendatangi Cok Rat di Puri Satria untuk meminta penjelasan terkait proses perubahan nomor urut tersebut. "Pak Cok Rat mengaku tidak tahu proses perubahan itu. Beliau berjanji akan memperjuangkan keinginan kami agar nomor urut kami dikembalikan lagi," jelasnya.



Selain itu pihaknya sudah mengirimkan surat keberatan ke DPP PDIP yang ditandatangani 7 pengurus DPC yakni tiga orang wakil ketua masing-masing I Putu Artha, Ni Ketut Tresnawati Bulan dan I Nengah Dhana, serta wakil sekretaris I Nyoman Tama dan I Wayan Sudarsana dan Bendahara I Wayan Sujana Raharja, bersama wakil sekretaris I Wayan Nitha.

Inti surat tersebut adalah meminta agar DPP PDIP melakukan perbaikan atau merubah keputusan nomor urut caleg atau mengembalikan nomor urut mereka sesuai hasil rapat DPC. "Kami berharap DPP bisa memenuhi permintaan kami supaya gejolak yang sudah memanas di tengah masyarakat khususnya kader dan simpatisan tidak berlanjut," ujarnya.

I Made Sukadayana, Ketua PAC Melaya yang nomor urutnya juga digeser menambahkan sebenarnya mereka menerima keputusan DPP PDIP tersebut, namun mereka protes lantaran dasar perubahan nomor urut itu tidak jelas. Lanjut Sukadayana, tuntutan mereka hanya agar nomor urut mereka dikembalikan seperti semula.

"Upaya kami mendatangi DPC dan DPD hasilnya tidak memuaskan kami, kemungkinan jalan terakhir kami akan ke DPP, kalau tidak ada hasil, jangan salahkan kami jika suara PDIP dalam pemilu nanti anjlok," tandasnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami