Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Sekretaris DPC Terancam Dicoret Dari Daftar Caleg
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Lantaran diduga sebagai dalang rekayasa perubahan nomor urut caleg, Sekretaris DPC PDIP Jembrana, I Ketut Sugiasa diminta untuk dicoret dari daftar Caleg dan diberikan sanksi sesuai dengan SK DPP Nomor 210. Hal ini merupakan tuntutan dari 11 pengurus PAC PDIP Melaya dan 7 pengurus DPC PDIP Jembrana.
Permintaan tersebut disampaikan oleh 11 pengurus PAC Melaya dan 7 pengurus DPC PDIP Jembrana, yang dituangkan dalam surat keberatan ditujukan kepada DPD PDIP Bali dan DPP PDIP.
Dalam surat yang ditandatangani oleh 11 pengurus PAC Melaya tersebut disampaikan perubahan nomor urut caleg tersebut karena ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh Sugiasa dalam proses rekrutmen caleg. Perilaku ini bisa berdampak pada citra dan kebesaran PDIP dalam Pemilu 2009. Untuk itu, mereka minta agar DPP memberikan sanksi terhadap Sugiasa sesuai SK DPP nomor 210 dan menarik Sugiasa selaku caleg PDIP.
"Permintaan ini berdasarkan persetujuan dari pengurus PAC Melaya karena perbuatan Sugiasa dinilai ada unsur kesengajaan akan berdampak buruk terhadap partai," ujar I Made Sukadayana, Ketua PAC Melaya.
Sedangkan dalam surat keberatan yang ditandatangani 7 pengurus DPC PDIP menyatakan berita acara hasil rapat DPC PDIP Jembrana di salah satu hotel di Denpasar yang seharusnya disampaikan ke DPD dan DPP tidak disampaikan oleh Sugiasa. Namun, yang disampaikan adalah berita acara yang tersimpan dalam flash disk.
"Berita acara yang seharusnya dikirim itu kami temukan di laci sekratiat DPC. Kami menilai ini adalah kesalahan, masa hasil rapat diserahkan dengan flash disk," ujar I Ketut Sudarsana, Wakil Sekretaris DPC PDIP Jembrana.
Dalam surat keberatan ini, pengurus DPC juga meminta agar DPP memberikan sanksi terhadap Sugiasa sesuai SK DPP nomor 210 dan menarik Sugiasa selaku caleg PDIP. "Laporan ini merupakan wujud tanggungjawab kami untuk menjaga partai dari penyusup atau oknum yang berusaha menghancurkan PDIP," katanya.
Sudarsana juga mencium bau tidak fair dan money politic dalam proses rekrutmen caleg "Ini terbukti dari SMS Sugiasa dan SMS Gusti Ayu Kade Erniadi (seorang caleg PDIP) yang masuk ke ponsel saya. Kami juga lampirkan SMS tersebut dalam surat keberatan supaya dijadikan pertimbangan oleh DPP," terangnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang