Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga Dauh Waru Tewas Gantung Diri

Negara

Minggu, 31 Agustus 2008, 17:08 WITA Follow
Beritabali.com

ilustrasi/google

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Hari Raya Kuningan rupanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga Ni Nengah Kari (68), warga Lingkungan Menega, Dauh Waru, Jembrana. Pasalnya Kari ditemukan tewas gantung diri di kamarnya saat hari raya Kuningan, (30/8) malam hari. Kari nekad gantung diri karena diduga penyakit liver menahun yang dideritanya tidak kunjung sembuh.



Ketut Medi (65), adik korban mengatakan setengah jam sebelumnya dia masih menemani kakaknya yang telah lama menderita sakit liver kronis dan sudah sering kali keluar masuk rumah sakit. "Sebelumnya kakak saya masih biasa saja tapi sambil berbaring dia melihat ke pilar rumah yang ada pakunya," ujar Medi.

Lanjut Medi, saat akan mengantarkan makan malam, dirinya tidak melihat kakaknya berbaring di kamar, kemudian dirinya berkeliling kamar sampai 3 kali untuk mencari kakaknya. Setengah putus asa, lanjut Medi, dirinya menghidupkan saklar lampu di kamar kakaknya dan menemukan kakaknya dalam posisi jongkok.

"Saya tanyakan kenapa jongkok mbok? Namun tidak dijawab sama kakak saya. Kemudian saya amati ternyata ada tali tergantung di lehernya. Saat itulah baru saya tahu kalau kakak saya gantung diri dengan tali kompor warna putih. Spontan saya teriak "gantung" berkali-kali," paparnya.



Sebelumnya, lanjut Medi, korban memang pernah menyuruh anak tetangganya membeli tali kompor sepanjang 2 meter. "Kakak saya selalu mengatakan bosan hidup karena menurutnya hidupnya seperti ini memberatkan keluarga," katanya. Menurut Medi, selama hidup korban pandai menenun dan pekerjaan itu sudah menjadi mata pencahariannya.



Medi juga mengungkapkan sebelum tewas, korban tidak berpesan apa-apa bahkan masih sempat mengemasi pakaian dan uang miliknya Rp 2,1 juta yang ditaruh di almari. "Kami akan pakai untuk upacara ngaben pada 4 September nanti," kata Medi dan diamini kerabatnya.

Sementara itu Kapolsek Kota Negara AKP Ngurah Riasa seijin Kapolres Jembrana ketika dikonfirmasi, Minggu (31/8) membenarkan kejadian tersebut. "Dari hasil visum, tidak ditemukan kekerasan dalam tubuh korban. Kejadian ini murni gantung diri," ujar Riasa. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami