Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 20 Agustus 2026
30% Terumbu Karang Bali Rusak
Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dari sekitar 65 kilometer persegi kawasan terumbu karang di Bali 30% diantaranya dinyatakan dalam kondisi rusak. Data ini terungkap dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh lembaga konservasi internasional The Nature Concervation (TNC).
Data TNC mengungkapkan terumbu karang yang kondisinya paling baik berada di kawasan Pulau Nusa Penida. Dimana dari 1200 hektar kawasan terumbu karang di Nusa Penida 75 persen diantaranya dalam kondisi baik.
Project Leader TNC untuk Nusa Penida Marthen Willy ketika ditemui beritabali.com di Sanur hari ini(3/9) menyebutkan sebagian besar kerusakan terumbu karang di Bali pada dasarnya lebih dominan disebabkan oleh aktivitas wisata bahari yang tidak ramah lingkungan
“Masih banyak pelaku wisata bahari yang belum peduli pada lingkungan, contoh di Nusa Penida dari 2 tempat penyelaman dalam satu hari bisa terdapat 17 speedboat di sana. Dari 17 speedboat hanya 2 yang tertambat di mooringboy, maka yang lainnya pasti buang jangkar,†kata Marthen Willy.
Marthen menambahkan, selain akibat aktivitas wisata bahari kerusakan terumbu karang di Bali juga disebabkan oleh penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan dan pembuangan limbah yang bermuara ke laut.
Menurut Marthen trend kerusakan terumbu karang di Bali juga disebabkan oleh pembangunan yang marak terjadi di wilayah pesisir terutama pembangunan hotel dan fasilitas pariwisata lainnya. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4590 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2397 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2055 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1653 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1093 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun