Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Gang Way Gilimanuk Tidak Maksimal
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Gang Way (jembatan untuk penumpang menuju dermaga) di Pelabuhan Gilimanuk belum difungsikan secara maksimal. Bangunan tersebut hanya dimanfaatkan pada saat selesai dibangun 12 tahun silam dan itupun tidak lama atau hanya dimanfaatkan pada saat padatnya penyeberangan seperti saat arus mudik tiba. Akibatnya beberapa bagian bangunan sudah mulai rusak.
Dari informasi yang diperoleh, kurang maksimalnya pemanfaatan gang way tersebut tanpa disertai alasan yang jelas. Ada dugaan karena penumpang lebih memilih masuk kapal lewat ram door karena lebih dekat menuju kapal dan sangat menguntungkan bagi penumpang yang membawa banyak barang bawaan.
"Kalau lewat gang way lebih jauh kan mesti memutar dulu. Sangat merepotkan bagi penumpang yang bawaannya banyak," ujar sumber tersebut, Rabu (3/9). Ada dugaan lain, yakni biar adil antara penumpang kapal yang bersandar di dermaga Movable Brige (MB) dengan penumpang kapal yang bersandar di dermaga ponton dan dermaga kapal barang.
"Gang way ini baru unutk penumpang kapal yang nyandar di MB saja, sedangkan untuk dermaga ponton dan dermaga kapal barang belum tersambung. Atau mungkin untuk memudahkan petugas tiket dalam mengontrol penumpang yang akan naik kapal karena cukup menunggu di ram door saja," kata sumber tersebut.
Dari pengamatan Beritabali.com di lapangan Rabu (3/9), akibat kurang maksimalnya gang way ini difungsikan akhirnya berubah fungsi menjadi tempat orang berjualan terutama di tangganya dan untuk lalu lintas para pemancing yang akan memancing di dermaga. Bahkan kalau malam hari berubah fungsi menjadi tempat orang pacaran.
"Kalau malam suasananya remang-remang, sering ada orang pacaran di sini," kata salah satu pedagang asongan. Tidak hanya itu, beberapa bagian bangunan mengalami kerusakan terutama di bagian hidroliknya.
Tdak maksimalnya penggunaan gang way ini cukup disayangkan kalangan penumpang. Mereka menilai bangunan yang telah menelan dana tidak sedikit ini kalau dimanfaatkan tentunya akan sangat menguntungkan penumpang.
"Jika hujan, penumpang tidak kehujanan. Kalau panas, penumpang tidak kepanasan. Juga penumpang kan lebih aman, tidak perlu was-was karena tersenggol kendaraan dan tampak rapi karena penumpang tidak bersliweran di areal pelabuhan," ujar sumber tersebut.
Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban, ketika dikonfirmasi membantah kalau gang way tersebut tidak berfungsi maksimal. Menurutnya sejak dirinya menjabat sebagai manajer operasional di Gilimanuk gang way itu sudah digunakan sesuai fungsinya. "Memang sempat sementara tidak difungsikan karena beberapa bagiannya rusak dan sedang diperbaiki. Tapi sekarang sudah berfungsi kok," kilahnya.
Menurutnya, gang way tersebut akan terus difungsikan. "Untuk dermaga ponton kita akan bangun tangga dan untuk dermaga kapal barang nanti kita sambung dari dermaga MB," pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3836 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1781 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang