Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ketua Orari Bali Sentil Dewan

Negara

Minggu, 14 September 2008, 14:56 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Kelakuan beberapa oknum anggota dewan yang sering menyimpang dari kode etik, mendapat perhatian serius dari Ketua Orari Daerah Bali, Nyoman Adnyana.



Menurut Adnyana, kelakuan menyimpang anggota dewan tersebut karena mereka telah melupakan kode etik yang seharusnya dipakai sebagai dasar pijakan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai anggota dewan.

Hal tersebut diungkapkan Adnyana saat menyampaikan sambutannya dalam Musyawarah Lokal (Muslok) VII Orari Lokal Jembrana yang berlangsung Minggu (14/9) di Hotel Bali Kuwi, Negara, Jembrana.



"Banyak organisasi yang telah melupakan kode etik termasuk DPRD Kabupaten maupun propinsi sehingga banyak anggotanya yang melanggar kode etik tersebut, terutama dalam kasus-kasus kesusilaan," sentil Adnyana.



Untuk itu, pihaknya mengharapkan seluruh anggota Orari harus mentaati kode etik yang telah digariskan untuk menjauhkan diri dari kesan arogan, terutama dalam melakukan penertiban terhadap pemakaian spektrum frekuensi amatir radio.

"Kalau melakukan penertiban harus selalu berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk menghilangkan kesan arogan. Kita harus professional, biarpun nama organisasinya amatir," tandasnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami