Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Sakit Berkepanjangan, Ayah Kadus Gantung Diri
Bebandem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Korban mati sia-sia dengan cara gantung diri kembali terjadi di wilayah hukum Karangasem. Kali ini korbannya I Nyoman Mangku Pasek(70) asal banjar Dukuh, Desa Sibetan, Bebandem Karangasem.
Korban yang tak lain adalah ayah dari Kadus Dukuh,I Nengah Suparta,SH nekat bunuh diri, diduga karena stress lantaran mengidap penyakit ambient dan rematik yang berkepanjangan .
Kasus bunuh diri itu pertama kali di ketahui oleh anak korban. Saat itu Suparta bermaksud menghantar makanan dan minuman untuk korban yang sejak lama tidak bisa keluar kamar.
Saksi heran karena saat itu baik pintu maupun jendela kamar korban tertutup rapat dan terkunci dari dalam.
Saksi mencoba memanggil-manggil dari luar kamar cukup lama tetap tidak ada jawaban. Akhirnya saksi memutuskan mendobrak pintu kamar korban.
Saat pintu jebol dan terbuka lebar, saksi kaget karena yang dilihat bapaknya telah tergantung di platfon kamarnya dengan menggunakan tali plastik warna hijau.
Saat ditemukan korban yang masih mengenakan sarung warna coklat dan kemeja warna putih itu sudah tidak bernyawa lagi.
Pahumas Polres Karangasem, Kompol I Wayan Soerdjana saat dikonfirmasi seijin Kapolres Karangasem, Selasa (16/9) membenarkan adanya laporan kasus gantung diri itu.
Dari hasil olah TKP petugas di lapangan, tidak diketemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap tubuh korban.
“Kuat dugaan korban nekat bunuh diri dipicu stress karena cukup lama mengidap penyakit ambien dan rematik,†Tandasnya. (kkk)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3830 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1775 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang