Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
26 Siswa SD Badung Berlaga di Lomba Mewarnai PKB 2026
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebanyak 26 siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dari Kabupaten Badung bersaing menjadi yang terbaik dalam Wimbakara (Lomba) Mewarnai SD kelas I hingga III pada Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026.
Lomba yang diikuti 132 siswa SD dari seluruh kabupaten/kota di Bali tersebut berlangsung pada hari kedua pelaksanaan PKB XLVIII Tahun 2026 di Museum Mahudara Mandara Giri Bhuwana, Minggu (14/6/2026).
Ketua Dewan Juri Lomba Mewarnai PKB XLVIII Tahun 2026, Dewa Putu Gede Budiarta, mengatakan lomba mewarnai merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali. Tahun ini, peserta dibatasi untuk siswa SD kelas I hingga III agar kesempatan mengikuti lomba dapat lebih merata.
“Lomba mewarnai ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dalam rangkaian PKB. Tahun ini pesertanya siswa SD kelas I sampai III agar kesempatan berpartisipasi bisa lebih bergilir,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tema lomba mengacu pada tema besar PKB XLVIII Tahun 2026, yakni Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha.
“Panitia telah menyiapkan gambar dasar yang kemudian harus diselesaikan peserta dengan pewarnaan dan kreativitas masing-masing. Penilaian lomba meliputi tiga aspek utama, yakni kesesuaian dengan tema, kreativitas, dan keharmonisan warna dengan penekanan pada kreativitas,” katanya.
Menurut Dewa Budiarta, kreativitas menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian karya peserta.
“Ya, bagaimana peserta mengolah warna, menambahkan elemen pendukung, serta menampilkan hasil yang menarik dan harmonis. Selain itu kebersihan dan kerapian karya juga menjadi perhatian,” katanya.
Dalam perlombaan tersebut, peserta diberikan waktu selama tiga jam untuk menyelesaikan hasil karyanya. Seluruh karya dinilai oleh tiga dewan juri dari Institut Seni Indonesia Denpasar, yakni Dewa Putu Gede Budiarta selaku ketua, Ni Made Purnami Utami, dan I Made Ruta.
Panitia menetapkan enam peserta terbaik yang terdiri dari juara I, II, III, serta juara harapan I, II, dan III.
“Kami mencari enam karya terbaik. Selain menjadi ajang mengembangkan kreativitas anak-anak, penghargaan yang diperoleh juga dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berkarya dan berprestasi,” katanya.
Dewa Budiarta menambahkan, panitia sebenarnya menargetkan 200 peserta dengan mengundang masing-masing kabupaten dan Kota Denpasar mengirimkan 10 peserta serta membuka pendaftaran umum melalui tautan daring.
Namun hingga masa pendaftaran ditutup, tercatat lebih dari 180 peserta mendaftar dari seluruh kabupaten dan kota di Bali, dan sebanyak 132 peserta mengikuti lomba.
Sementara itu, salah seorang orang tua peserta asal Desa Buduk, Kabupaten Badung, Komang Tri Jayanthi, mengaku bersyukur putrinya mendapat kesempatan mengikuti ajang tersebut. Putrinya yang merupakan siswa SD Imanuel Dalung tampil penuh percaya diri dalam perlombaan.
“Harapan kami kegiatan seperti ini terus dilaksanakan untuk mengembangkan bakat dan minat anak-anak, khususnya di bidang seni,” ujarnya.
Terkait penilaian, ia mengaku percaya terhadap profesionalisme dewan juri yang telah dipilih oleh panitia.
“Saya yakin juri yang dipilih sudah profesional dan kompeten. Apapun hasilnya nanti, tentu itu merupakan hasil terbaik sesuai penilaian yang telah dilakukan,” katanya.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan