Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Pencarian Dua Bocah Tenggelam di Pantai Kuta Dihentikan
BERITABALI.COM, BADUNG.
BADUNG – Tim SAR Gabungan secara resmi menghentikan upaya pencarian terhadap dua bocah yang tenggelam di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Minggu (7/6/2026) lalu.
Penghentian operasi pencarian dilakukan setelah proses pencarian selama tujuh hari tidak membuahkan hasil dan telah mencapai batas waktu sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.
"Hari ini akan kita hentikan pencarian dengan pengerahan unsur gabungan. Pencarian dilanjutkan dengan pemantauan dan koordinasi lintas sektoral terkait perkembangan yang terjadi lebih lanjut," ujar Juni Antara, selaku Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, pada Sabtu (13/6/2026).
Ia menjelaskan, selama tujuh hari operasi pencarian dan pertolongan, Tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan kedua korban.
"Segala upaya telah kita lakukan, mulai dari pencarian di darat, laut, bahkan udara. Namun hingga sore hari ini hasilnya masih nihil," tambahnya.
Pada hari ketujuh pencarian, Tim SAR gabungan masih mengerahkan tiga alat utama SAR, yakni rubber boat, jetski, dan satu unit Helikopter Bell 412 milik SGi.
Luas area pencarian menggunakan rubber boat mencapai 3,31 nautical mile persegi (NM²), sementara pencarian dengan jetski Balawista menjangkau area seluas 3,16 NM².
Untuk memperluas area pencarian, tim juga mengerahkan Helikopter Bell 412 milik SGi yang menyisir wilayah hingga 8,21 NM². Namun, seluruh upaya tersebut belum berhasil menemukan kedua korban.
"Kami mengharapkan kelompok nelayan dan masyarakat menemukan keberadaan korban agar segera melaporkan kepada Basarnas untuk melanjutkan proses evakuasinya," ucapnya.
Meski operasi SAR resmi dihentikan, Juni Antara menegaskan pencarian dapat dibuka kembali apabila ditemukan petunjuk, bukti, atau informasi akurat terkait keberadaan korban.
Sebelumnya, dua bocah berinisial AA (13), seorang pelajar SMP, dan NAS (8), dilaporkan terseret arus deras saat bermain bola di Pantai Kuta pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 17.30 Wita.
Peristiwa nahas itu terjadi tepatnya di depan Patung Baruna. Saat terseret arus, korban AA mengenakan baju lengan panjang warna hitam dan celana dalam merah. Sementara korban NAS mengenakan celana hitam tanpa memakai baju.
Hingga operasi pencarian dihentikan, kedua korban masih belum ditemukan dan pihak Basarnas berharap adanya informasi dari masyarakat maupun nelayan yang beraktivitas di sekitar perairan Pantai Kuta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun