Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pencarian Dua Bocah Tenggelam di Pantai Kuta Dihentikan

Minggu, 14 Juni 2026, 20:04 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pencarian Dua Bocah Tenggelam di Pantai Kuta Dihentikan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

BADUNG – Tim SAR Gabungan secara resmi menghentikan upaya pencarian terhadap dua bocah yang tenggelam di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Minggu (7/6/2026) lalu.

Penghentian operasi pencarian dilakukan setelah proses pencarian selama tujuh hari tidak membuahkan hasil dan telah mencapai batas waktu sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.

"Hari ini akan kita hentikan pencarian dengan pengerahan unsur gabungan. Pencarian dilanjutkan dengan pemantauan dan koordinasi lintas sektoral terkait perkembangan yang terjadi lebih lanjut," ujar Juni Antara, selaku Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, pada Sabtu (13/6/2026).

Ia menjelaskan, selama tujuh hari operasi pencarian dan pertolongan, Tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan kedua korban.

"Segala upaya telah kita lakukan, mulai dari pencarian di darat, laut, bahkan udara. Namun hingga sore hari ini hasilnya masih nihil," tambahnya.

Pada hari ketujuh pencarian, Tim SAR gabungan masih mengerahkan tiga alat utama SAR, yakni rubber boat, jetski, dan satu unit Helikopter Bell 412 milik SGi.

Luas area pencarian menggunakan rubber boat mencapai 3,31 nautical mile persegi (NM²), sementara pencarian dengan jetski Balawista menjangkau area seluas 3,16 NM².

Untuk memperluas area pencarian, tim juga mengerahkan Helikopter Bell 412 milik SGi yang menyisir wilayah hingga 8,21 NM². Namun, seluruh upaya tersebut belum berhasil menemukan kedua korban.

"Kami mengharapkan kelompok nelayan dan masyarakat menemukan keberadaan korban agar segera melaporkan kepada Basarnas untuk melanjutkan proses evakuasinya," ucapnya.

Meski operasi SAR resmi dihentikan, Juni Antara menegaskan pencarian dapat dibuka kembali apabila ditemukan petunjuk, bukti, atau informasi akurat terkait keberadaan korban.

Sebelumnya, dua bocah berinisial AA (13), seorang pelajar SMP, dan NAS (8), dilaporkan terseret arus deras saat bermain bola di Pantai Kuta pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 17.30 Wita.

Peristiwa nahas itu terjadi tepatnya di depan Patung Baruna. Saat terseret arus, korban AA mengenakan baju lengan panjang warna hitam dan celana dalam merah. Sementara korban NAS mengenakan celana hitam tanpa memakai baju.

Hingga operasi pencarian dihentikan, kedua korban masih belum ditemukan dan pihak Basarnas berharap adanya informasi dari masyarakat maupun nelayan yang beraktivitas di sekitar perairan Pantai Kuta.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami