Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
'Laskar Pelangi' Diperkirakan Dibajak Sampai 4 Jutaan
Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Penulis buku 'Laskar Pelangi' Andrea Hirata mengaku prihatin atas makin parahnya kasus pembajakan buku di Indonesia. Dia juga menduga karya 'Laskar Pelangi' sudah dibajak mendekati angka 4 jutaan eksemplar. Indikasi ini dia simpulkan dari banyaknya peredaran karyanya yang bajakan di pasaran.
"Beberapa kali ke Jakarta, saya ditawari buku karya saya bajakan sampai tiga kali oleh penjual yang berbeda. Mereka bilang ke saya: Ini lo Pak, buku yang sedang terlaris di Indonesia," ujar Andrea sambil tersenyum menirukan ucapan sang pedagang buku bajakan, di Ubud, Gianyar, Jumat 17/10).
Itu baru Jakarta saja. Dia juga alami hal senada di sejumlah kota dari Aceh sampai Makassar ketika ikut acara diskusi buku juga menemui buku bajakan. "Termasuk tadi di sini (Ubud) ketika ada beberapa orang menyodorkan buku minta tandatangan, saya lihat ada yang bajakan," kata pria kelahiran 24 Oktober yang tahunnya dirahasiakan.
Meski demikian, dia tak mau koar-koar atau memergoki karyanya yang dibajak. Dia lebih memilih diam saja. Penjualan karyanya yang dicetak resmi hingga saat ini sudah mendekati angka 1 juta eksemplar, dan tercatat sekaligus yang terlaris dalam sejarah perbukuan di Indonesia.
"Saya tak mengerti mengapa buku saya bisa laris begitu, padahal saya bukan seorang penulis dan juga bukan sastrawan. Saya juga tak pernah belajar soal sastra. Pendidikan saya malah ekonomi," akunya. (sss)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 384 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 345 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 341 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang