Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 1 Mei 2026
Dua Kelompok Tetap Bersiaga
BERITABALI.COM, BULELENG.
Menyusul bentrokan warga di Desa Dencarik Kecamatan Buleleng, hingga Jumat (24/10) suasana di Desa tersebut masih tegang, terlihat dua kubu kelompok pendukung bersiaga dengan berbekal sejumlah senjata dan batu.
Namun, dibalik perseteruan dua kelompok pendukung mantan kelian desa pakraman Dencarik, IB Cakra Wedana dan mantan perbekel, Made Catra dengan warga pendukung Perbekel Dencarik, Drs. I Made Suteja, aktivitas di Desa Dencarik masih tetap berjalan seperti biasa.
Biar sajalah, kedua kelompok itu ribut, saya bekerja saja, kalau tidak mau makan apa, kenapa sih kok ribut-ribut seperti itu, kayak mau perang saja, kitakan semua saudara, apa tidak bisa diselesaikan secara keleuargaan, ungkap Ida Bagus Wisnaya, warga yang kesehariannya sebagai Petani Anggur di Desa Dencarik.
Luapan kekecewaan beberapa warga Desa Dencarik atas peristiwa bentrokan itu juga mencuat dari sejumlah Ibu-Ibu yang melintas di Jalan utama Desa Dencarik, mau cari apa sih, kok desa dijadikan kepentingan pribadi seperti ini, sudahlah yang lalu jangan terulang lagi, saya trauma, ujar Ketut Sari yang berjualan di Desa Dencarik.
Berbeda dengan beberapa warga yang kecewa dengan peristiwa bentrokan antar pendukung kelompok di Desa Dencarik, terlihat kedua kubu masih tetap bersiaga dan berjaga-jaga di Pos masing-masing dengan berbekal pedang, parang, klewang maupun pentungan, bahkan sejumlah batu juga dikumpulkan warga di kedua kubu kelompok pendukung tersebut.
Kedua kelompok yang bersiaga itu, sama-sama mengaku berupaya untuk mempertahankan diri bila sewaktu-waktu diserang, sebab kedua kubu sama-sama curiga dengan sejumlah gerakan kelompok tersebut, namun hingga Jumat pagi, kedua kelompok dengan kekuatan penuh masih bersiaga.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang