Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Gubernur: Kondisi Pangan di Bali Aman

Yeh Embang

Rabu, 29 Oktober 2008, 15:26 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Kondisi ketahanan pangan di Bali secara umum masih cukup baik, namun diharapkan tetap waspada karena krisis global akan berimbas terhadap perekonomian Bali dan mungkin menjadi ancaman krisis pangan lantaran meningkatnya harga pangan.


Demikian disampaikan Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika saat memberikan sambutan pada puncak peringatan Hari Pangan Sedunia ke-28 tingkat Propinsi Bali di Wantilan Pura Luhur Rambutsiwi, Mendoyo, Jembrana, Rabu (29/10).

 


Dalam peringatan Hari Pangan Sedunia yang bertemakan ketahanan pangan, perubahan iklim, bio energi dan kemandirian petani, Pastika mengajak seluruh masyarakat memantapkan langkah dalam mewujudkan ketahanan pangan dengan memperhatikan perubahan iklim dan pemanasan global yang tidak lagi berpihak kepada manusia. Pastika juga mengajak untuk membenahi tingkat pendapatan petani Bali yang masih jauh dari upah minimum regional Bali.

 


"Untuk meningkatkan kesejahteraan petani dapat dilakukan dengan optimalisasi sumber daya alam dan manusia, penguatan kelembagaan, memperbaiki akses petani terhadap permodalan, teknologi, pemasaran dan fasilitas penunjang lainnya," ujarnya.


Sementara itu, Bupati Jembrana, I Gede Winasa, mengungkapkan dalam rangka mempertahankan ketahanan pangan, Jembrana telah melakukan berbagai upaya diantaranya kebijakan tri partit antara subak (petani), KUD dan PNS dalam pengadaan beras yang dimulai sejak tahun 2002, pemberian dana talangan tanpa bunga pembelian gabah kepada KUD dan Perpadi yang dimulai sejak tahun 2002.

 


"Upaya lainnya adalah dengan memberikan subsidi pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) kepada seluruh petani sawah yang dimulai sejak tahun 2003, penentuan harga gabah 50% dari harga beras dan memberikan subsidi pupuk organik kepada 5.652 ha sawah sejak tahun 2006," ujar Winasa.


Mendengar pemaparan Winasa, Pastika mengucapkan selamat atas keberhasilan Jembrana dalam mengatasi ketersediaan pangan. "Dari laporan yang saya dengarkan rupanya Jembrana sudah mampu mencukupi kebutuhan pangannya. Terus terang saya katakan, Pak Winasa sangat kreatif," ujarnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami