Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pastika Kagumi E-Government Jembrana

Yeh Embang

Rabu, 29 Oktober 2008, 16:56 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Sebelum menuju lokasi acara puncak peringatan Hari Pangan Sedunia tingkat Propinsi Bali ke-28, Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika sempat menyaksikan aplikasi e-government di Jembrana. Pastika merasa terkesan dengan aplikasi tersebut dan mengharapkan bisa ditiru oleh seluruh kabupaten/kota di Bali.


Winasa yang saat itu mendampingi Pastika menjelaskan berbagai terobosan yang dilakukan Jembrana dalam e-government. Dalam bidang pelayanan publik, kata Winasa, selain sudah menerapkan sistem satu loket, Pemkab Jembrana juga memasang touch screen (layar sentuh) yang berisi berbagai persyaratan dan alur proses berbagai perizinan, dan pengurusan dokumen kependudukan.

 



"Masyarakat tinggal sentuh saja, semua menu yang menjadi layanan akan muncul lalu tinggal pilih sesuai dengan kebutuhan kita. Dan ini sudah bisa diakses melalui website Jembrana di www.jembranakab.go.id," terang Winasa.



Lanjut Winasa, touch screen ini murni produk putra-putra Jembrana. "Kalau kita jual 1 unitnya lengkap dengan boxnya seharga Rp. 15 juta tapi untuk propinsi kita kasi korting jadi Rp. 10 juta saja," tawar Winasa sambil terkekeh. Mendengar tawaran Winasa, Pastika hanya tersenyum. "Kalau boleh saya pinjam teknisinya saja," ujarnya.

 



Melihat berbagai terobosan yang dilakukan Jembrana, Pastika mengaku terkesan. "Saya terkesan dengan e-gov yang telah diterapkan oleh Jembrana.



Apalagi berbagai persyaratan perijinan sudah masuk juga di website Jembrana. Kalau orang Jakarta mau buka warung wisata, cukup klik situsnya Jembrana, mereka sudah tahu persyaratan yang dibutuhkan. Kemudian mereka datang dengan sudah membawa persyaratan tersebut dan tahu berapa bayarnya dan kapan selesainya," puji Pastika.

 


Selain masalah perijinan, Pastika juga terkesan dengan aplikasi mapping posdayandu yang dapat memetakan kondisi penduduk sampai tingkat dusun. Selain itu penggunaan aplikasi Kantaya (Kantor Maya) juga membuat kagum Gubernur Pastika.



Menurutnya, inovasi ini semestinya bisa ditiru oleh semua kabupaten/kota di Bali. "Ide yang cemerlang ini mudah-mudahan bisa ditiru oleh seluruh kabupaten/kota di Bali karena dengan e-gov ini mampu memangkas korupsi, hemat waktu dan biaya serta mengurangi penggunaan kertas. Saya sangat terkesan," katanya.

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Diskominfo Buleleng



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami