Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Diajak Ketemuan, Awaludin Tewas Dibunuh

Rabu, 5 November 2008, 22:09 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Warga Banjar Tengah Desa Tegal Badeng Barat, Rabu (5/11) malam dihebohkan dengan tewasnya Awaludin (33) warga pengambengan dengan bersimbah darah. Korban ditemukan tergeletak di depan Pabrik Sumber Nyala di kawasan industri Pengambengan.

 

 

Saat ditemukan sekitar pukul 21.00 wita, korban masih meregang nyawa, korban sempat dibawa ke rumah Ibu Rosidi (42) yang berjarak 100 meter dari lokasi ditemukannya korban, namun ketika hendak dibawa ke rumah sakit, korban keburu meninggal dunia

Saat kami angkat dari depan pabrik, korban masih hidup, namun sekitar 10 menit saya pegang urat nadinya sudah tidak bernyawa,” ujar Ibu Rosidi yang rumahnya dijubeli warga.

Dari hasil pemeriksaan visum luar, korban mengalami luka tusuk pada paha kiri, dada kiri, lengan bawah kiri dan punggung kiri atas tembus hingga paru-paru. “Pada tubuh korban ada empat luka tusuk dan satu luka lecet pada telapak tangan kanan,” ungkap Dr. Eka Indrawati.

Lebih lanjut, dokter yang bertugas di Puskesmas Kaliakah ini mengatakan bahwa korban meninggal karena kehabisan darah. “Luka tusuk pada punggung kiri atas yang kedalamannya sekitar 3.5 cm menembus paru-paru, kemungkinan korban meninggal karena kehabisan darah,” jelas Dr. Eka.

 

 

Dari informasi yang diperoleh di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban Awaludin (33) pegawai bagian produksi tuna pada pabrik Bali Maya sebelumnya menerima SMS dari seseorang bernama Ayu, isinya mengajak ketemu di dermaga dekat Pabrik Sumber Lampu. “Dari hp korban ada sms terakhir yang berisi ajakan ketemu di TKP dan ternyata korban dihabisi di sana,” ujar seorang saksi yang namanya tidak mau dionlinekan.

Kapolsek Kota Negara, AKP Ngurah Putu Riasa yang ada di TKP seijin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana ketika dikonfirmasi motif pembunuhan, Rabu (5/11) membenarkan jika korban dibunuh. "Kalau dilihat dari hasil pemeriksaan, korban dibunuh dengan ditusuk senjata tajam," ujar Riasa. Terkait motif pembunuhan, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Saat berita ini dionlinekan, aparat kepolisian dari Polsek Kota Negara dan Polres Jembrana masih melakukan olah TKP, sedangkan mayat korban dikirim ke Rumah Sakit Umum Negara untuk menyelidikan lebih lanjut. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami