Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
Tinggi, Tingkat Pencemaran Sungai Ijogading
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dari hasil penelitian, ternyata Sungai Ijogading yang membelah kota Negara ternyata memiliki tingkat pencemaran yang cukup tinggi. Bahkan, semakin ke muara, tingkat pencemarannya semakin tinggi. Penelitian tersebut juga merekomendasikan kalau air di sungai Ijogading sudah tidak layak untuk mandi apalagi diminum. Penyebab tingginya tingkat pencemaran adalah ulah limbah rumah tangga yang langsung dibuang ke sungai.
Hal tersebut diakui oleh Kabid Lingkungan Hidup, Ketut Wiratma, Jumat (14/11). Menurutnya limbah kotoran manusia menyebabkan air di sungai Ijogading mengandung bakteri e-coli yang bila dikonsumsi dapat membahayakan manusia.
"Sebagian besar warga yang tinggal di sepanjang lintasan sungai Ijogading terutama yang berada di bantaran sungai, tidak memiliki septic tank. Sehingga banyak warga yang langsung membuang kotoran itu ke sungai,"terangnya. Selain itu, lanjutnya, sampah yang memenuhi sungai tersebut merupakan salah satu penyebab tingginya tingkat pencemaran.
"Disinilah peran aktif kepala lingkungan (kaling)/kepala dusun (kadus) serta desa/kelurahan sangat diperlukan untuk memberikan pembinaan kepada warganya," ujarnya.
Menurutnya, Dinas PULH sendiri hanya bisa memberikan program penunjang untuk menekan pembuangan limbah kamar mandi ke sungai, misalnya dengan membangun WC umum atau tempat sampah. "Kuncinya tetap kepada kesadaran masyarakat. Kalau tidak sadar ya tetap saja tidak bisa bersih," ucapnya. Tambahnya, perubahan siklus alam juga merupakan salah satu faktor meningkatnya pencemaran.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 2865 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1086 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 482 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 393 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun