Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ketua DPD PKPB Bali Dijerat UU Darurat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penyidik Direktorat Reskrim Polda Bali akhirnya menjerat AA Sumari Agung alias Gung Arik dengan ancaman dua pasal sekaligus, yakni Undang-undang Darurat No 12 tahun 1951 dan Pasal 221 KUHP tentang menyembunyikan buronan polisi.
Penetapan pasal ini dijelaskan Kasat I Dit Reskrim Polda Bali AKBP Achmad Nur Wakhid, kepada wartawan, Rabu (26/11).
Dikatakannya, penerapan dua pasal terhadap Gung Arik, berdasarkan pertimbangan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan penemuan barang bukti saat pengerebekan yang dilakukan, Senin (24/11) di rumah Gung Arik di Jalan Gunung Guntur Gang Taman Sari Nomor 9 Denpasar.
Dalam penggerebekan ini polisi menemukan barang bukti berupa sebuah magazine, senjata api jenis Kaliber 22, senapan angin dan 3 badik.
Magazine dan senpi termasuk dalam jeratan Undang-undang Darurat No 12 tahun 1951 ancaman 15 tahun penjara,†jelasnya.
Dikatakannya, penahanan terhadap ‘komandan’ Laskar Bali, merupakan kewenangan dari Kapolda Bali Irjen Pol T. Ashikin Husein dan Direktur Reskrim Polda Bali Kombes Pol. Drs. Wilmar Marpaung SH.
Sedianya, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Karya Peduli Bangsa (DPD PKPB) ini, tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor seminggu dua kali.
Untuk orang-orang yang diamankan di dalam rumah Gung Arik, termasuk istri, anak dan pembantu rumah tangga, serta tiga penjaga rumah, menurut Achmad hanya dijadikan saksi. Namun, mereka wajib diperiksa apabila penyidik Polda Bali, memerlukan keterangan tambahan.
Bagi pengacara bernama Yoes SH yang awalnya ditahan lantaran membocorkan rahasia pengerebekan, tidak ditahan. Pasalnya, penyidik tidak menemukan bukti otentik untuk menjerat Yoes yang dikabarkan Pengacara Gung Arik itu.
“Tapi dia wajib memenuhi panggilan penyidik apabila dimintai keterangan,bebernya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2636 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan