Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Dulu Karena Jarum Suntik, Kini Heteroseksual
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dominasi penyebab penularan HIV/AIDS di Bali dan Denpasar khususnya, belakangan ini mulai bergeser. Kalau dulu sampai era tahun 2005 lebih didominasi faktor pemakaian narkoba lewat jarum suntik. Tapi dalam dua tahun belakangan dominasi itu bergeser tergantikan oleh aktivitas seks bebas.
Yang memprihatinkan, jumlah pengidap penyakit yang dikenal sebagai penyakit seumur hidup ini lebih kalangan usia produktif yang mencapai hampir 95%, yakni antara usai 20 sampai 29 tahun. Dengan perhitungan bahwa masa inkubasi bisa terjadi antara 5 sampai 10 tahun, maka itu berarti banyak di antara pengidap tersebut sudah tertular sejak usia 15 tahun.
Menurut Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, hingga posisi akhir September, jumlah pengidap HIV/AIDS di Bali mencapai 2.323 orang. Terbesar ditemukan di Denpasar yang mencapai 47%-nya atau sebanyak 1.117 orang. Bila dirinci lagi, pengidap HIV nya sebanyak 740 orang, sedangkan pengidap AIDS mencapai 377 orang. Dari angka itu, 93 orang di antaranya sudah meninggal.
Data ini hanya sebagian kecil dari data yang sesungguhnya di masyarakat, mengingat HIV sangat sulit dideteksi, sehingga sering digambarkan sebagai fenomena gunung es,ujar Walikota Dharmawijaya Mantra dalam sambutan peringatan Hari AIDS se-Dunia, Jumat (28/11) di Denpasar.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr Luh Putu Sri Armini mengakui kalau jumlah pengidap HIV/AIDS semakin bertambah. Pasalnya, yang sudah terkena tidak akan sembuh alias akan terbawa seumur hidupnya, bahkan akan menularkan ke orang lain sebagai akibat kegiatan seks bebas dan penggunaan jarum suntik yang dilakukan secara bergantian.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5954 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan