Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Dulu Karena Jarum Suntik, Kini Heteroseksual
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dominasi penyebab penularan HIV/AIDS di Bali dan Denpasar khususnya, belakangan ini mulai bergeser. Kalau dulu sampai era tahun 2005 lebih didominasi faktor pemakaian narkoba lewat jarum suntik. Tapi dalam dua tahun belakangan dominasi itu bergeser tergantikan oleh aktivitas seks bebas.
Yang memprihatinkan, jumlah pengidap penyakit yang dikenal sebagai penyakit seumur hidup ini lebih kalangan usia produktif yang mencapai hampir 95%, yakni antara usai 20 sampai 29 tahun. Dengan perhitungan bahwa masa inkubasi bisa terjadi antara 5 sampai 10 tahun, maka itu berarti banyak di antara pengidap tersebut sudah tertular sejak usia 15 tahun.
Menurut Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, hingga posisi akhir September, jumlah pengidap HIV/AIDS di Bali mencapai 2.323 orang. Terbesar ditemukan di Denpasar yang mencapai 47%-nya atau sebanyak 1.117 orang. Bila dirinci lagi, pengidap HIV nya sebanyak 740 orang, sedangkan pengidap AIDS mencapai 377 orang. Dari angka itu, 93 orang di antaranya sudah meninggal.
Data ini hanya sebagian kecil dari data yang sesungguhnya di masyarakat, mengingat HIV sangat sulit dideteksi, sehingga sering digambarkan sebagai fenomena gunung es,ujar Walikota Dharmawijaya Mantra dalam sambutan peringatan Hari AIDS se-Dunia, Jumat (28/11) di Denpasar.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr Luh Putu Sri Armini mengakui kalau jumlah pengidap HIV/AIDS semakin bertambah. Pasalnya, yang sudah terkena tidak akan sembuh alias akan terbawa seumur hidupnya, bahkan akan menularkan ke orang lain sebagai akibat kegiatan seks bebas dan penggunaan jarum suntik yang dilakukan secara bergantian.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun