Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Nelayan Pengambengan Enggan Melaut
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Karena cuaca di tengah laut tak menentu, nelayan Pengambengan memilih untuk tidak melaut. Mereka memilih untuk memperbaiki perahu atau jaring mereka. Pantauan di Pengambengan, aktivitas di pelabuhan ikan tersebut tampak lengang. Beberepa perahu-perahu besar tampak bersandar di dermaga pelabuhan.
Selain karena cuaca buruk, keengganan nelayan untuk melaut
juga dikarenakan hasil tangkapan yang diperoleh berkurang pada beberapa minggu terakhir. Husein (40), salah satu ABK perahu Putra Barokah saat ditemui di Pelabuhan Pengambengan, Kamis (8/1) mengatakan belakangan ini memang cuaca tidak bersahabat apalagi di tengah lautan sehingga saat ini dirinya memilih tidak melaut.
"Kami sengaja tidak melaut karena tangkapannya juga berkurang. Kalau biasanya dapat 30 ton, sekarang paling dapatnya 15-20 ton. Kami masih menunggu bulan besar atau musim panen ikan," terangnya. Menurut Husein, cuaca buruk yang terjadi belakangan ini sering membuat mereka pulang melaut dengan tidak membawa hasil atau malah rugi biaya operasional bahan bakar.
"Sekarang kelihatan cerah tapi nanti di tengah laut cuaca bisa berubah jadi tiba-tiba buruk. Kita terpaksa pulang tanpa hasil," tandasnya. Sementara itu, Kepala Pos Polisi Air Pelabuhan Pengambengan, Bripka I Nengah Gelgel Kamis (8/1) mengatakan, sejak 3 hari yang lalu suasana Pelabuhan Pengambengan lebih lengang dari biasanya Menurutnya, hal ini kemungkinan disebabkan karena cuaca buruk dan memang waktu mereka untuk memperbaiki perahu.
"Kita himbau pada tokoh-tokoh nelayan agar menyampaikan kepada nelayan lainnya untuk berhati-hati kalau melaut, karena cuaca yang tidak menentu" terangnya. (dey)
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3862 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang