Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Kapolda : Ada Kekerasan Sebelum Dibuang ke Laut
Kereneng
BERITABALI.COM, DENPASAR.
http://beritabali.com/tag/wartawan-tewasKapolda Bali mengakui, wartawan Koran Radar Bali AA Prabangsa, tewas dibunuh. Hal ini dibuktikan dari hasil otopsi bahwa di tubuh korban ditemukan tanda-tanda kekerasan sebelum korban tenggelam.
Penegasan itu disampaikan Kapolda Bali Irjen Pol. T. Ashikin Husein, kepada wartawan di Art Center, Rabu (18/02) .
“ Ada tanda-tanda kekerasan sebelum dia tenggelam. Berarti bisa ambil satu kesimpulan, ada unsur sengaja kekerasan dan itu terjadi pembunuhan,” jelasnya.
Kapolda berjanji akan terus memfokuskan penyelidikan terhadap orang-orang yang dicurigai. Baik itu penyelidikan terhadap beberapa petunjuk alat bukti yang ditemukan di lapangan, seperti HP milik korban.
“Beberapa petunjuk-petunjuk ada yang mulai mengarah, dari HP dan alat bukti lainnya. Tapi sementara, penyelidikan ini belum bisa saya sampaikan,” bebernya.
Dikatakannya, sesuai teori penyelidikan, aparat kepolisian telah mengikuti perkembangan sejauh mana tugas-tugas korban sebagai jurnalis.
“Kita melihat dan mengikuti, apakah korban ini melakukan suatu investigasi, terhadap satu kasus. Namanya wartawan khan. Tapi ternyata korban tidak melakukan investigasi karena dia hanyalah editor. Dia bukan seperti wartawan yang seperti kalian, mencari berita di lapangan,” bebernya kepada belasan awak kuli tinta yang mewawancarainya.
Lebih jauh kata Kapolda, berangkat dari penelusuran identitas korban, aparat kepolisian akan lebih seksama menyelidiki. Mencari pembuktian, apakah tewasnya AA Prabangsa, terkait pemberitaan ataukah ada motif lain.
“Untuk masalah pribadi, profesi atau masalah orang lain, saya belum bisa komentar. Tapi kita lihat dulu dari motifnya. Bagaimana ketebalan informasi nanti akan diselidiki. Akan terus kita cari. Ini sudah agak sedikit mengerucut,” tegasnya.
Bagaimana dengan pemeriksaan saksi-saksi? Ditanya demikian, Kapolda mengakui ada beberapa saksi yang telah diperiksa dan diambil keteranganya di BAP (Berkas Acara Pemeriksaan).
Namun dalam bentuk pemeriksaan saksi sebatas interogasi, Kapolda mengatakan, sudah banyak. Tapi sejauh pemeriksaan saksi-saksi, belum ada yang berstatus calon tersangka.
Pun pemeriksaan terhadap seorang saksi Ni Putu Ui dan suaminya (teman dekat korban), Kapolda mengatakan, sampai saat ini belum menerima laporan dari anggotanya.
“Saksi wanita ? Saya belum dilapori tuh. Belum dilapori,” ulangnya.
Kapolda menegaskan, tidak ada target dalam penuntasan kasus ini. Namun, aparat kepolisian berjanji akan menuntaskan penyelidikan secepat mungkin. (Spy)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2931 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun