Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kapolda : Ada Kekerasan Sebelum Dibuang ke Laut
Kereneng
BERITABALI.COM, DENPASAR.
http://beritabali.com/tag/wartawan-tewasKapolda Bali mengakui, wartawan Koran Radar Bali AA Prabangsa, tewas dibunuh. Hal ini dibuktikan dari hasil otopsi bahwa di tubuh korban ditemukan tanda-tanda kekerasan sebelum korban tenggelam.
Penegasan itu disampaikan Kapolda Bali Irjen Pol. T. Ashikin Husein, kepada wartawan di Art Center, Rabu (18/02) .
“ Ada tanda-tanda kekerasan sebelum dia tenggelam. Berarti bisa ambil satu kesimpulan, ada unsur sengaja kekerasan dan itu terjadi pembunuhan,” jelasnya.
Kapolda berjanji akan terus memfokuskan penyelidikan terhadap orang-orang yang dicurigai. Baik itu penyelidikan terhadap beberapa petunjuk alat bukti yang ditemukan di lapangan, seperti HP milik korban.
“Beberapa petunjuk-petunjuk ada yang mulai mengarah, dari HP dan alat bukti lainnya. Tapi sementara, penyelidikan ini belum bisa saya sampaikan,” bebernya.
Dikatakannya, sesuai teori penyelidikan, aparat kepolisian telah mengikuti perkembangan sejauh mana tugas-tugas korban sebagai jurnalis.
“Kita melihat dan mengikuti, apakah korban ini melakukan suatu investigasi, terhadap satu kasus. Namanya wartawan khan. Tapi ternyata korban tidak melakukan investigasi karena dia hanyalah editor. Dia bukan seperti wartawan yang seperti kalian, mencari berita di lapangan,” bebernya kepada belasan awak kuli tinta yang mewawancarainya.
Lebih jauh kata Kapolda, berangkat dari penelusuran identitas korban, aparat kepolisian akan lebih seksama menyelidiki. Mencari pembuktian, apakah tewasnya AA Prabangsa, terkait pemberitaan ataukah ada motif lain.
“Untuk masalah pribadi, profesi atau masalah orang lain, saya belum bisa komentar. Tapi kita lihat dulu dari motifnya. Bagaimana ketebalan informasi nanti akan diselidiki. Akan terus kita cari. Ini sudah agak sedikit mengerucut,” tegasnya.
Bagaimana dengan pemeriksaan saksi-saksi? Ditanya demikian, Kapolda mengakui ada beberapa saksi yang telah diperiksa dan diambil keteranganya di BAP (Berkas Acara Pemeriksaan).
Namun dalam bentuk pemeriksaan saksi sebatas interogasi, Kapolda mengatakan, sudah banyak. Tapi sejauh pemeriksaan saksi-saksi, belum ada yang berstatus calon tersangka.
Pun pemeriksaan terhadap seorang saksi Ni Putu Ui dan suaminya (teman dekat korban), Kapolda mengatakan, sampai saat ini belum menerima laporan dari anggotanya.
“Saksi wanita ? Saya belum dilapori tuh. Belum dilapori,” ulangnya.
Kapolda menegaskan, tidak ada target dalam penuntasan kasus ini. Namun, aparat kepolisian berjanji akan menuntaskan penyelidikan secepat mungkin. (Spy)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan