Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Setengah Ton Arak Bali Diamankan

Singaraja

Sabtu, 7 Maret 2009, 17:02 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

arakSebanyak setengah ton lebih minuman keras (miras) jenis arak Bali diamankan polisi dalam pelaksanaan Operasi Mantap Berata pengamanan Pemilu 2009. Satu lokasi penemuan arak Bali tersebut diduga sebagai pengepul dan tidak mengantongi ijin peredaran.

”Miras kerap sebagai pemicu aksi-aksi kejahatan maupun tindak kekerasan sehingga kita gelar operasi menyasar peredaran miras tersebut dan hasilnya untuk sementara setengah ton arak bali kita amankan dari lima titik di Kecamatan Gerokgak, Seririt dan Tejakula,” ungkap Kasat Narkoba Polres Buleleng, AKP. I Gusti Putu Wisana
Mandala.

Setengah ton arak bali yang dikemas dalam puluhan jirigen diamankan secara serentak di tiga kecamatan di Buleleng tersebut lantaran tidak adanya ijin peredaran dan telah melanggar Paraturan Daerah.

” Semua yang kita amankan miras jenis arak bali ini lantaran
tidak ada surat ijinnya atau SIUP MB disamping telah melanggar perda,” papar Wisana Mandala.

Arak bali sebanyak setengah ton tersebut disita polisi dari tangan I Made Berata (35) di Dusun Poh Kembar dan I Gede Suryasa (38) di Dusun Yeh Mas Desa Tukad Sumaga, Kecamatan Gerokgak, Kadek Merta di Dusun Tegallengge, Desa Kalisada Kecamatan Seririt.

Juga arak milik Made Sabda Wara (65) di Dusun Selombo, Desa Bondalem Kecamatan Tejakula dan arak bali terbanyak ditemukan polisi di Dusun Goris Asri Desa Pejarakan Kecamatan Gerokgak yang dimiliki Made Arya (19) yang diduga sebagai pengepul miras arak bali.


Selanjutnya kelima pemilik miras tersebut dikenakan tindak pidana ringan atau tipiring. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami