Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Korban Mencapai 100 Orang

Selasa, 31 Maret 2009, 18:42 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Musibah keracunan nasi bungkus Hari Ulang Tahun Kota Singaraja ke 405 di Kecamatan Gerokgak mencapai 100 orang, sebagian besar korban yang mengalami pusing dan mual serta muntah. Korban saat ini ditanggani di RSUD Kabupaten Buleleng dan Puskesmas Kecamatan Gerokgak.

100 korban keracunan tercatat berasal dari Desa Gerokgak sebanyak 10 orang, Desa Banyupoh sebanyak 37 orang, Desa Sumberkima sebanyak 17 orang, Desa Pejarakan sebanyak 31 orang dan Desa Sanggalangit sebanyak 4 orang serta satu orang dari Desa Pemuteran.

“seluruh pasien yang menjadi korban keracunan nasi bungkus yang dibagikan Pemkab Buleleng telah mendapat penangganan secara medis dan hingga saat ini tercatat 100 orang yang menjadi korban keracunan dan berasal dari lima desa di Kecamatan Gerokgak,” ungkap Kapolsektif Gerokgak AKP. Nyoman Kartika.

Dalam kasus keracunan nasi bungkus tersebut, kepolisian juga akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan menerjunkan Tim Laboratorium Forensik untuk memastikan penyebab keracunan warga secara massal tersebut,” kita akan coba tanggani kasus ini dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan, kita juga telah berkoordinasi dengan Tim Labfor untuk mengetahui penyebab keracunan ini,” ujar Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.

 

Dari seratus korban keracunan nasi bungkus yang menjalani perawatan secara intensif di RSUD Kabupaten Buleleng tercatat 56 orang, di Puskesmas Gerokgak tercatat 40 orang dan Rumah Sakit Paramasidhi Singaraja tercatat 2 orang, sementara dari 56 korban yang dirawat di RSUD Kabupaten Buleleng, enam orang telah dinyatakan normal dan kembali ke rumahnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami