Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Sarkopagus Berisi Jimat dan Uang Kepeng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Buleleng kembali digegerkan dengan penemuan Benda Purbakala berupa Sarkopagus di Desa Pangkung Paruk Kecamatan Seririt, bahkan dalam temuan benda jaman batu itu ditemukan juga jimat bersama kerangka manusia yang telah lapuk.
Peti mati yang terbuat dari batu tersebut ditemukan senin (6/4) oleh Wayan Wirka yang tengah menggali tanah untuk septic tank di lahan Wayan Sudiana di Desa Pangkung Paruk Kecamatan Seririt, bahkan didalam benda batu tersebut ditemukan kerangka manusia yang telah lapuk dan batu permata berukuran kecil, sehingga manik-manik itu dinyakini sebagai jimat.
“kita sudah menghubungi pihak yang terkait menanggani penemuan benda purbakala ini, untuk sementara lokasi kita amankan dulu sambil menunggu pihak Balai Arkeologi Denpasar, “ ungkap Kapolsektif Seririt AKP Ketut Naya.
Benda ribuan tahun berawal ditemukan saat dilakukan penggalian sedalam kurang lebih 1,5 meter, setelah digali lebih dalam, ternyata batu itu berisi tulang manusia dan butiran-butiran batu kecil-kecil warna-warni sebanyak 19 buah, dari jumlah itu, 15 buah berdiameter 1 cm dengan dominan warna merah dan empat biji lagi berukuran kecil berwarna putih,” batu-batu kecil dengan warna merah dan putih untuk sementara kita amankan dulu di Polsek,” ujar Naya.
Selain manik-manik yang diduga jimat, dalam sarkopagus itu juga ditemukan uang kepeng terbuat dari batu berisi tulisan di jaman purba, kondisi uang kepeng tersebut masih utuh dengan lubang sangt kecil ditengah-tengah uang kepeng itu. Selain uang kepeng dari batu, didalam sarkopagus juga ditemukan dua pasang gerabah dengan kondisi telah tidak utuh dan terpecah.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3830 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1775 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang