Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pembunuh Korea Kemplang Uang Pengacara Rp 1,4 M
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Divonis setahun penjara pada Februari silam, Jo Gi Tae warga negara Korea Selatan, terpidana pembunuhan warga Korea - Kim Jung Tae – dilaporkan oleh Kun Rok Lee alias Mr. Lee (47). Jo Gi Tae dituding mengemplang (tidak bayar) uang pembayaran pengacara senilai Rp 1,4 milyar.
Informasi menyebutkan, Jo Gi Tae yang kini masih mendekam di Lapas kelas II A Kerobokan, meminta pertolongan kepada Mr Lee untuk mencarikan pengacara. Seluruh biaya persidangan akan dibayar Jo Gi Tae.Pertemuan antara Jo Gi Tae dan Mr Lee terjadi saat jam besuk pada 24 Juli 2008 silam di ruang tahanan Mapoltabes Denpasar.
”Setelah dicarikan Pengacara, terdakwa Jo Gi Tae dan kawan-kawanya di vonis setahun dan ada yang di vonis 8 bulan,”beber sumber Poltabes Denpasar.Merunut kasus kasus pembunuhan Kim Jung Tae, pada 21 Mei 2008 lalu di Vila Ajanta, Sanur, Denpasar. Motif pembunuhan terjadi karena, para terdakwa hutang piutang 30 milyar dan sebelum korban tewas sempat mendapat siksaan.
Oleh JPU (Jaksa Penuntut Umum) menuntut para terdakwa dengan Pasal penculikan. Sehingga 11 terdakwa termasuk Jo Gi Tae, di vonis ringan oleh Pengadilan Negeri Denpasar.
Vonis yang dijatuhkan terbagi dalam 3 berkas. Yakni, berkas I : Jo Gi Tae dan Kim Dong Su. Berkas II : Bae Yeon Chul, Wayan Giana, Ketut Jagra Ambara, Wayan Andrenta dan Ketut Mertha. Berkas III : Yun Jing Jang, Dewa Komang Susila, Made Andra, dan Putu Anggraini Rusdiawan
Sebelum melaporkan kasus penipua ini ke Poltabes Denpasar, Mr Lee telah berulang kali menangih namun Jo Gi Tae tidak pernah membayar.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 454 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan