Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dewan Jembrana Sidak Pabrik Es
Pengambengan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kendatipun masa jabatan DPRD Jembrana periode 2004-2009 tinggal dalam hitungan bulan lagi, namun wakil rakyat ini makin garang mengkritisi proyek-proyek yang dibangun oleh eksekutif. Ini dibuktikan dengan turunnya anggota dewan ke Desa Pengambengan, Negara untuk menengok pabrik es yang dibangun dari DAK tahun 2008 lalu.
Dalam sidak yang dipimpin oleh Ketua Komisi B, I Nyoman Suheng Kusumayasa, Jumat (8/5) diawali dengan adanya informasi kalau pabrik es tersebut dibangun tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.
Menurut informasi tersebut, sejatinya bangunan dan mesin pembuat es dianggarkan Rp. 2,6 miliar namun dalam prosesnya anggaran tersebut dipotong sebesar Rp. 900 juta sehingga praktis anggaran yang digunakan hanya Rp. 1,7 miliar saja.
Sayangnya, ketika sidak sampai di lokasi, anggota dewan tidak menjumpai satupun karyawan yang ada sehingga dewan hanya melihat kondisi bangunan dan pabrik es yang ada didalamnya. “Saya kira informasi yang saya terima benar. Secara logika bangunan dan mesin pabrik es yang diduga mesin bekas ini tidak mungkin sampai senilai Rp.1,7 miliar, apalagi tidak termasuk tanahnya,”ujar Firlinand Taufik, anggota komisi B yang ikut sidak.
Imbuh Firlinand, selain bangunan dan isinya tidak mencerminkan senilai Rp. 1,7 miliar, juga kapasitas produksinya kecil sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan es untuk nelayan di Pengambengan. “Selain fisiknya kecil, hasil produksinya juga kecil sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan es untuk nelayan,”ungkapnya.
Suheng menambahkan dirinya mengaku pernah mendengar selentingan kalau bangunan dan mesin pabrik es ini hanya menghabiskan dana Rp.800 juta saja. “Kalau benar kemana sisa anggarannya lagi,” tandasnya.
Menurut Kusumayasa, pabrik es itu sangat dibutuhkan oleh nelayan namun dengan kapasitas produksinya kecil, keberadaan pabrik es ini tidak banyak membantu. “Ada dugaan ketidakberesan dalam pembangunan pabrik es ini,” terangnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan