Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Rai Mantra : Kasus DB menurun 50 Persen
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dalam rangka menekan munculnya kasus Demam Berdarah (DB) di Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan terus melakukan upaya pencegahan.
Seperti fogging massal yang dilakukan serentak hari ini diseluruh wilayah Desa/Kelurahan empat Kecamatan di Kota Denpasar melibatkan 364 buah mesin fogging.
Demikian diungkapkan Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Sri Armini disela-sela kegiatan fogging massal Sabtu (16/5) di
Kelurahan Renon Kecamatan Denpasar Selatan. Walikota I B Rai Mantra didampingi Kabag Humas Erwin Suryadarma, para Camat, Kepala Puskesmas, lurah dan Kades serta pejabat lainnya ikut melakukan penyemprotan.
Menurut Sri Armini, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sampai saat ini masih menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Namun hal ini tidak perlu ditakutkan asal masyarakat dengan penuh kesadaran ikut ambil bagian dalam upaya pencegahan. Dan yang perlu diwaspadai adalah saat musim hujan tiba, jelasnya.
Menurutnya ada beberapa faktor penyebab yang mempengaruhi munculnya kasus ini antara lain; kepadatan penduduk, mobilitas penduduk yang tinggi, banyaknya lahan dan rumah kosong serta kurangnya perhatian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungannya, akibatnya upaya pencegahan yang dilakukan tidak maksimal. Oleh sebab itu peran serta masyarakat dalam hal ini sangat dibutuhkan, disamping terus mengaktifkan pokja-pokja yang ada di Desa/Kelurahan dan para Jumantik.
“ fogging hanya mampu menangani separuh upaya pembrantasan terhadap DBD. Fogging lebih efektif diterapkan ketika suatu daerah ada kasus, karena fogging hanya menyasar nyamuk dewasa. Dan yang paling efektif dilakukan adalah pencegahan dengan 3 M yaitu menguras, mengubur dan menutup tempat-tempat potensial bersarangnya nyamuk,”ucap Wanita kelahiran Karangasem ini.
Walikota I B Rai Mantra usai melakukan penyemprotan mengatakan DB harus kita tuntaskan, dengan langkah-langkah yang optimal walaupun itu sulit namun perlu kerja keras.
“Tahun ini kasus DB menurut sangat tajam mencapai 50 persen dibandingkan tahun lalu pada bulan yang sama,“ Ungkap Rai Mantra. Seraya menghimbau kepada masyarakat agar rutin melakukan gerakan kebersihan. Hidup bersih dan sehat harus selalu tertanam dalam hati sanubari masing-masing.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang