Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kenikmatan Rp. 5000 di Pantai Wates

Minggu, 17 Mei 2009, 07:50 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Jika Anda sedang bepergian dari Kota Denpasar ke Kabupaten Karangasem Bali atau sebaliknya, Anda pasti akan melewati Pantai Wates di Desa Yeh Malet, Karangasem. Jika tidak sedang terburu-buru, tak ada salahnya untuk mampir sejenak melepas lelah, sambil menikmati kelapa muda segar.

Pantai Wates di Desa Yeh Malet ini terletak sekitar 40 kilometer timur Kota Denpasar, atau 33 kilometer arah barat Kota Amlapura Karangasem. Disebut Pantai Wates karena terletak di perbatasan Kabupaten Klungkung dan Karangasem.

Di pinggir Pantai Wates terdapat puluhan warung sederhana, dengan pemandangan langsung ke laut selatan Bali. Puluhan warung sederhana yang berdiri di atas pasir hitam ini kebanyakan menjual 3 ‘menu’ utama yakni bakso, kopi, dan kelapa muda.“Yang paling banyak dibeli pengunjung di tempat ini adalah kopi dan kelapa muda,” kata salah seorang pedagang, Ni Made Sudane (47).

Menurut wanita asal Desa Antiga Karangasem ini, satu gelas kopi dijual seharga Rp. 2000. Sementara satu butir kelapa muda segar dijual seharga Rp. 5000.“Selain kopi, kuwud (kelapa muda) juga sering dibeli di warung saya. Kuwud yang saya jual isi gula merah, es, dan perasan jeruk nipis. Tapi ada juga pembeli yang minta tanpa campuran es, gula,dan jeruk nipis,” jelas Sudane.

Sambil menikmati kelapa muda segar seharga Rp. 5000, pengunjung bisa duduk santai di warung pinggir pantai sambil memandang lautan biru serta Pulau Nusa Penida dan Pulau Nusa Lembongan di kejauhan. Sungguh suatu cara melepas penat atau lelah dengan ‘cost’ (biaya) rendah alias murah meriah..

Di hari biasa, Sudane mengaku rata-rata menjual 5 gelas kopi dan 5 butir kelapa muda per hari. Sementara di akhir pekan atau hari libur, ia bisa menjual kopi dan kelapa muda hingga 3 kali lipat dibanding hari biasa.“Yang datang ke Pantai ini macam-macam pak, mulai warga Bali yang kebetulan melintas, turis asing, hingga para pemancing yang sering mancing di pinggir pantai ini,” kata Sudane.

Pantai Wates di Desa Yeh Malet Karangasem memang layak untuk dikunjungi saat bepergian dari Denpasar ke Karangasem atau sebaliknya. Namun ada satu hal yang perlu dibenahi yakni soal kebersihan pantai.

Saat beritabali.com mampir, pesisir pantai ini tampak kotor oleh sampah terutama sampah plastik. Sudah saatnya pemerintah setempat memberi perhatian lebih terhadap kebersihan pantai , sehingga bisa menambah kenyamanan pengunjung yang datang ke tempat ini. 


 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami