Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 15 Juli 2026
Depresi, Nelayan Gantung Diri
Pengambengan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Deretan korban gantung diri di Jembrana kian panjang. Kali ini aksi bunuh diri dengan menjerat leher dilakukan Faturahman (30), nelayan warga Dusun Ketapang Muara, Pengambengan, Negara yang ditemukan tewas tergantung dengan seutas tali plastik di lambang rumahnya, Selasa (26/5).
Dari informasi yang dikumpulkan, aksi nekad Faturahman menghabisi nyawanya dengan gantung diri diduga dilatarbelakangi karena depresi setelah keadaan ekonominya morat marit sejak dia tidak bisa melaut karena kondisinya yang
sakit-sakitan.
Lantaran kondisi ekonominya yang morat-marit, ayah dua anak ini ditinggal pergi oleh istrinya dan anak keduanya ke Medewi, Pekutatan sejak 2 bulan yang lalu. Kejadian yang beruntun itu membuat Faturahman yang sehari-harinya hidup dengan anak pertamanya menderita depresi berat bahkan sudah mengarah kepada gangguan jiwa.
Sebelum ditemukan tewas tergantung, kemarin Senin (25/5), Faturahman membakar kasur dan gedeg penutup jendela rumahnya yang belum jadi. Setelah terbakar, Faturahman malah bertepuk tangan disertai dengan sorakan gembira.
Tewasnya Faturahman karena tergantung ini diketahui pertama kalinya oleh adiknya, Sri Wahyuni yang diawali dari kecurigaan
lantaran hingga pukul 08.00, kakaknya belum juga keluar dari rumahnya.
Ketika Sri Wahyuni masuk ke rumah kakaknya, dia menemukan Faturahman sudah menjadi mayat, tergantung dengan leher tejrerat tali plastik yang diikatkan di tengah-tengah kayu lambang rumahnya.
Kapolsek Kota Negara, AKP Putu Ngurah Riasa seizin Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Selasa (26/5) mengatakan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban sehingga disimpulkan kalau korban meninggal karena murni bunuh diri.
“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, diduga motif nekad Faturahman mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena putus asa akibat terbelit masalah ekonomi,”pungkas Riasa. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3687 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1363 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1240 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1191 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1078 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun