Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Desa Pekraman Jadikan Hukum Adat Sebagai Benteng Terakhir
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Majelis Utama Desa Pekraman (MUDP) Bali merekomendasikan kepada DPRD Bali dan Pemda Bali untuk tidak mengubah ijin ketinggian bangunan di Bali dalam melakukan revisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) Bali. MUDP Bali menilai ijin ketinggian bangunan maksimal 15 meter merupakan batas toleransi maksimal. Mengingat dalam konsep adat masyarakat Bali tinggi bangunan umum tidak boleh lebih tinggi dari bangunan suci.
Majelis Agung MUDP Bali Jero Gede Suwena pada keteranganya di Denpasar, Minggu (7/6) berharap DPRD dan pemda Bali tidak mengakomodir kepentingan pihak tertentu yang mengusulkan ketinggian bangunan di Bali maksimal 33 meter. Jero Gede Suwena menegaskan jika usulan tersebut tetap di akomodir maka dalam aplikasi dilapangan desa pekraman akan membekukan aturan tersebut.
“Kalau pemerintah memberikan ijin bangunan boleh lebih dari 15 meter, jelas nanti ada perlawanan dari desa pekraman. Karena desa pekraman sebagai kesatuan hokum adat memiliki otonomi,” ujar Jero Gede Suwena. Majelis Agung MUDP Bali Jero Gede Suwena menambahkan MUDP juga berharap pemerintah daerah Bali mencabut klausul ijin eksplorasi dan eksploitasi terhadap bahan tambang yang masuk dalam kategori A dan B. Jika hal ini juga masih tetap ada maka hukum adat yang lebih mengambil peran.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5991 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2653 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2314 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2234 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan