Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Jelang Pilpres, KPPS Gilimanuk Menghilang
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebulan menjelang dihelatnya pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) hadir berita mengejutkan dari ujung barat Pulau Dewata. I Gede Nirka (60), Ketua KPPS Gilimanuk tiba-tiba menghilang dan hingga saat ini belum diketahui pasti keberadaannya.
Dari penuturan Ni Ketut Sutarmi (59), istri Nirka, menghilangnya Nirka dari kediamannya di Lingkungan Arum Timur Gang 2, Gilimanuk, Melaya ini berawal pada Selasa (9/6) kemarin. Pagi itu, kata Sutarmi, suaminya pamit pergi ke Negara untuk ikut rapat KPPS.
“Sebelum pergi dia memberikan uang Rp. 150 ribu kepada saya. Lalu saya pergi mengajar dan suami saya pergi dengan menenteng tas kerjanya. Tetapi tumben dia tidak pergi membawa sepeda motor. Saya tidak tahu dia pergi dengan siapa,” ujar Sutarmi yang juga seorang guru di SD 2 Gilimanuk.
Hingga larut malam, Nirka tidak juga datang, sehingga membuat seluruh keluarganya dilanda kecemasan. Sutarmi mengaku sempat berkali-kali menghubungi ponsel suaminya namun tidak aktif. Sambil menunggu kedatangan suaminya, imbuh Sutarmi, dirinya juga sempat menghubungi anaknya yang di Penyaringan, Mendoyo dan di Denpasar untuk menanyakan keberadaan Nirka yang juga mantan guru SMA itu.
Sayangnya, semua yang dihubungi itu mengaku kalau Nirka tidak sedang ada di sana hingga kini jejak Nirka masih belum terlacak. Rabu (10/6), Sutarmi dikejutkan dengan adanya seseorang yang menghubunginya kalau suaminya itu sedang
disekap.
“Tadi pagi, ada yang nelepon saya, suaranya seperti laki-laki. Dia bilang kalau suami saya disekap. Ketika saya tanya kenapa? Teleponnya langsung ditutup. Saya heran, kenapa kok menelepon saya itu mirip dengan suara suami saya,” terangnya.
Kontan, seusai menerima telepon tersebut, kekhawatiran Sutarmi semakin bertambah kalau terjadi apa-apa dengan suaminya apalagi suaminya bertugas sebagai KPPS dengan resiko kerja yang cukup tinggi.
“Saya sangat khawatir kalau ada apa-apa dengan suami saya. Kami tidak ada masalah dan setahu saya suami saya juga tidak ada masalah dengan orang lain atau punya musuh,” ujarnya sedih. Sutarmi mengaku sudah melaporkan kejadian menghilangnya Gede Nirka, suaminya, yang juga sebagai Ketua
LPD Gilimanuk ke Polsek KP3 Gilimanuk.
Kapolsek KP3 Gilimanuk AKP Nyoman Suparta seijin Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Suardana ketika dikonfirmasi terpisah, Rabu (10/6) membenarkan kalau pihaknya sudah menerima laporan terkait menghilangnya Gede Nirka. “Kita sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap latar belakang Nirka menghilang dari rumahnya dan kita juga terus menelusuri keberadaan Nirka,”pungkasnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3804 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang