Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jelang Pilpres, KPPS Gilimanuk Menghilang

Gilimanuk

Rabu, 10 Juni 2009, 20:14 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Sebulan menjelang dihelatnya pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) hadir berita mengejutkan dari ujung barat Pulau Dewata. I Gede Nirka (60), Ketua KPPS Gilimanuk tiba-tiba menghilang dan hingga saat ini belum diketahui pasti keberadaannya.

 


Dari penuturan Ni Ketut Sutarmi (59), istri Nirka, menghilangnya Nirka dari kediamannya di Lingkungan Arum Timur Gang 2, Gilimanuk, Melaya ini berawal pada Selasa (9/6) kemarin. Pagi itu, kata Sutarmi, suaminya pamit pergi ke Negara untuk ikut rapat KPPS.


“Sebelum pergi dia memberikan uang Rp. 150 ribu kepada saya. Lalu saya pergi mengajar dan suami saya pergi dengan menenteng tas kerjanya. Tetapi tumben dia tidak pergi membawa sepeda motor. Saya tidak tahu dia pergi dengan siapa,” ujar Sutarmi yang juga seorang guru di SD 2 Gilimanuk.


Hingga larut malam, Nirka tidak juga datang, sehingga membuat seluruh keluarganya dilanda kecemasan. Sutarmi mengaku sempat berkali-kali menghubungi ponsel suaminya namun tidak aktif. Sambil menunggu kedatangan suaminya, imbuh Sutarmi, dirinya juga sempat menghubungi anaknya yang di Penyaringan, Mendoyo dan di Denpasar untuk menanyakan keberadaan Nirka yang juga mantan guru SMA itu.


Sayangnya, semua yang dihubungi itu mengaku kalau Nirka tidak sedang ada di sana hingga kini jejak Nirka masih belum terlacak. Rabu (10/6), Sutarmi dikejutkan dengan adanya seseorang yang menghubunginya kalau suaminya itu sedang
disekap.


“Tadi pagi, ada yang nelepon saya, suaranya seperti laki-laki. Dia bilang kalau suami saya disekap. Ketika saya tanya kenapa? Teleponnya langsung ditutup. Saya heran, kenapa kok menelepon saya itu mirip dengan suara suami saya,” terangnya.


Kontan, seusai menerima telepon tersebut, kekhawatiran Sutarmi semakin bertambah kalau terjadi apa-apa dengan suaminya apalagi suaminya bertugas sebagai KPPS dengan resiko kerja yang cukup tinggi.


“Saya sangat khawatir kalau ada apa-apa dengan suami saya. Kami tidak ada masalah dan setahu saya suami saya juga tidak ada masalah dengan orang lain atau punya musuh,” ujarnya sedih. Sutarmi mengaku sudah melaporkan kejadian menghilangnya Gede Nirka, suaminya, yang juga sebagai Ketua
LPD Gilimanuk ke Polsek KP3 Gilimanuk.


Kapolsek KP3 Gilimanuk AKP Nyoman Suparta seijin Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Suardana ketika dikonfirmasi terpisah, Rabu (10/6) membenarkan kalau pihaknya sudah menerima laporan terkait menghilangnya Gede Nirka. “Kita sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap latar belakang Nirka menghilang dari rumahnya dan kita juga terus menelusuri keberadaan Nirka,”pungkasnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami