Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
20 Jam, Lima Nyawa Melayang di Jalur Setan
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jalur setan Denpasar-Gilimanuk kembali merenggut tumbal nyawa manusia. Betapa tidak, hanya dalam waktu 20 jam saja, 5 nyawa tewas sia-sia setelah mengalami 4 kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dengan waktu dan tempat yang berbeda.
Lakalantas pertama yang menewaskan I Kadek Juni Astawa terjadi pada Minggu (14/6) pagi di km 91 tepatnya di perempatan Dusun Tengah, Mendoyo Dauh Tukad, Mendoyo. Lakalantas yang merenggut nyawa pelajar SMA warga Lingkungan Dewasana, Pendem, Jembrana bermula dari sepeda motor Yamaha Mio DK 4807 WN yang dikendarai Ni Ketut Murtiani (28), kakak Astawa, melaju dari arah timur
menyenggol pantat mikrobus di depannya sehingga membuat Astawa yang dibonceng terpental dan jatuh di jalur kanan yang pada saat bersamaan dari arah yang berlawanan melintas bus tidak dikenal yang melindas kepala Astawa dengan roda belakang. Astawa tewas di TKP setelah kepalanya remuk dan otaknya semburat, sementara Murtiani selamat setelah mengalami luka lecet.
Kecelakaan kedua juga terjadi pada Minggu (14/6) di km 100 tepatnya di Dusun/Desa Banyubiru, Negara sekitar pukul 17.00 yang mengakibatkan Muhamad Jabil (45) tewas. Warga Bayubiru ini tewas setelah sepeda motor Yamaha Vega DK 4934 WO yang dikendarainya bertabrakan adu jangkrik dengan sepeda motor Honda Supra X DK 6303 WJ yang dikendarai I Made Suartika (24) warga Dusun Pendem, Manistutu, Melaya yang membonceng istrinya, Ni Putu Gunami Astiti (21). Kejadian bermula ketika Suartika melaju dari timur dengan kecepatan tinggi dan setibanya di TKP hendak menyalip Isuzu mikrobus tak dikenal.
Ternyata, saat menyalip Suartika mengambil haluan terlalu ke kanan sedangkan dari arah yang berlawanan meluncur Muhamad Jabil yang membonceng Husein Akbar (45) asal Dusun Mandar, Cupel, Negara. Tak ayal, tabrakan adu jangkrik tak terhindarkan sehingga Jabil pingsan dan mengalami luka cukup parah dan tewas di RSU Negara.
Kecelakaan ketiga terjadi pada Minggu (14/6) pukul 19.20 antara sepeda motor Yamaha Jupiter MX DK 3070 WW yang dikendarai Putu Aditiya Wira Bayu (17) pelajar SMA asal Desa Gumbrih, Pekutatan dengan truk Hino L 8155 UB yang dikemudikan Muhamad Fajar (31) asal Ampenan, Mataram di km 69, tepatnya di Dusun Dauh Pangkung, Pekutatan.
Kejadian bermula ketika truk yang dikemudikan Fajar melaju dari arah barat dan setibanya di TKP hendak belok kanan untuk memutar arah. Rupanya keteledoran Fajar yang tidak memperhatikan situasi lalulintas membuat Aditiya yang membonceng karib sekampungnya I Gede Suardiyasa (19) tewas setelah sepeda motornya menghantam truk tersebut. Aditiya tewas di TKP dengan tubuh remuk, sedangkan Suardiyasa yang sekarat karena luka parah akhirnya meregang nyawa dalam perjalanan menuju ke RSUP Sanglah.
Sementara, nyawa I Putu Candra Regana (23) warga Dusun Yeh Kuning, Pekutatan merupakan nyawa kelima yang terenggut setelah mengalami lakalantas di km 60 tepatnya di Dusun Pengragoan, Pekutatan, Senin (15/6) pagi. Candra yang mengendarai sepeda motor Honda Supra DK 3646 CW tewas mengenaskan setelah menjadi korban tabrak lari.
Candra yang membonceng I Komang Adiana (22) teman sekampungnya, melaju dari timur dan saat memasuki tikungan ke kiri bertabrakan dengan mobil tak dikenal yang datang dari arah berlawanan. Setelah tabrakan kendaraan tak dikenal itu langusng kabur ke arah timur. Sementara itu Regana tewas di tempat dengan leher patah serta pendarahan dari mulut serta hidung. Sedangkan Adiana selamat, hanya mengalami luka di kaki kanannya.
Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Nuryana seizin Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Senin (15/6) membenarkan adanya laka lantas yang merenggut 5 nyawa tersebut terjadi dalam waktu kurang dari sehari. “Keempat kecelakaan dengan lima korban jiwa termasuk dua pelajar itu sudah kita tangani,” terangnya. (dey)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3863 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1817 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang