Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Selamat Memilih Bali
Denpasar
Rabu, 8 Juli 2009,
08:02 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hari ini, Rabu (8/7), Indonesia menggelar pemilihan umum presiden dan wakil presiden, dengan calon masing-masing Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto, Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dan Jusuf Kalla-Wiranto.
Masyarakat Balipun sejak pukul 08.00 Wib mulai berdatangan ke TPS-TPS. Total TPS di Bali mencapai 5.099 dengan total pemilih di DPT 2.696.817.
Pemilu presiden (pilpres) secara langsung pada tahun 2009 ini, merupakan pemilihan presiden langsung kedua yang digelar Indonesia, pasca reformasi pada 1998. Pemilihan presiden 2009 ini kini dihantui masalah logistik kertas suara setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan uji materi UU Pilpres dengan membolehkan KTP dan paspor sebagai identitas untuk nyontreng.
Sementara itu, sejumlah warga Denpasar, Selasa (7/7) kemarin mendatangi kantor KPUD. Mereka menanyakan mekanisme penggunaan KTP dalam menggunakan haknya untuk memilih.
Menanggapi permasalahan penggunaan KTP, pihak KPUD Denpasar telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada masing-masing Ketua KPPS se-Kota Denpasar.
Surat edaran dengan nomor 270/342/KPU tertanggal 7 Juli 2009 tersebut berisikan mekanisme penerimaan pemilih yang hanya menggunakan KTP. Petugas KPPS diharuskan meneliti masa berlaku KTP dan juga harus dicocokkan dengan kartu keluarganya (KK). (ctg)
Masyarakat Balipun sejak pukul 08.00 Wib mulai berdatangan ke TPS-TPS. Total TPS di Bali mencapai 5.099 dengan total pemilih di DPT 2.696.817.
Pemilu presiden (pilpres) secara langsung pada tahun 2009 ini, merupakan pemilihan presiden langsung kedua yang digelar Indonesia, pasca reformasi pada 1998. Pemilihan presiden 2009 ini kini dihantui masalah logistik kertas suara setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan uji materi UU Pilpres dengan membolehkan KTP dan paspor sebagai identitas untuk nyontreng.
Sementara itu, sejumlah warga Denpasar, Selasa (7/7) kemarin mendatangi kantor KPUD. Mereka menanyakan mekanisme penggunaan KTP dalam menggunakan haknya untuk memilih.
Menanggapi permasalahan penggunaan KTP, pihak KPUD Denpasar telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada masing-masing Ketua KPPS se-Kota Denpasar.
Surat edaran dengan nomor 270/342/KPU tertanggal 7 Juli 2009 tersebut berisikan mekanisme penerimaan pemilih yang hanya menggunakan KTP. Petugas KPPS diharuskan meneliti masa berlaku KTP dan juga harus dicocokkan dengan kartu keluarganya (KK). (ctg)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026