Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Seruan Kepedulian Pelestarian Penyu

Kuta

Kamis, 16 Juli 2009, 15:28 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Lembaga pemerhati satwa ProFauna Indonesia menggelar aksi untuk menggalang dukungan bagi pelestarian penyu di Kuta, Kamis (16/7). Dalam kampanye tersebut dibentangkan spanduk sepanjang 100 meter. Spanduk tersebut bertuliskan “only 1 from 1000 will survival”.

Kampanye pelestarian penyu ini bertujuan untuk mengingatkan kembali pada masyarakat untuk menjaga keberadaan penyu yang semakin punah. Dimana dari berbagai hasil penelitian menyebutkan bahwa rata-rata dari 1000 ekor anak penyu hanya ada satu yang dapat bertahan hidup sampai dewasa. Kondisi ini menunjukkan bahwa penyu sangat rawan punah jika upaya pelestariannya tidak digalakkan dari sekarang.

Koordinator ProFauna Bali Wayan Wiradnyana menyatakan ancaman utama kepunahan penyu saat ini adalah penangkapan liar untuk diperdagangkan dagingnya. Selain itu perdagangan telur penyu illegal juga mengancam kelestarian satwa yang sudah ada sejak jaman purba.

“Perdagangan penyu dan telurnya adalah perbuatan criminal, karena penyu adalah satwa yang telah dilindungi undang-undang,” kata Wayan Wiradnyana.

Wiradnyana menambahkan, menurut Undang-Undang No. 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya disebutkan bahawa perdagangan penyu dapat diancam hukuman 5 tahun penjara dan denda maksimum Rp. 100 juta.

Aksi penggalangan dukungan pelestarian penyu juga melibatkan penyayi rock Melanie Subono. Menurut Melanie, penyu adalah satwa yang unik yang dapat menjadi daya tarik wisata. Begitu juga membunuh penyu juastru akan memberikan dampak negative bagi pariwisata Bali. (mlt)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami