Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Pastika Janji Perjuangkan PKL dan Ojek
Gilimanuk
Minggu, 19 Juli 2009,
20:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika, menepati janjinya untuk menemui ratusan PKL dan tukang ojek yang “diusir†dari lokasi mangkalnya di Pelabuhan Gilimanuk. Mangku Pastika yang menemui PKL dan ojek di Terminal Gilimanuk seusai melakukan persembahyangan di Pura Mandara Giri, Lumajang, Jatim berjanji akan berusaha sekuat tenaga agar aspirasi warga tersebut.
Dari pantauan di Pelabuhan Gilimanuk, ratusan PKL dan ojek berkumpul di Pos pemeriksaan KTP untuk menagih janji Mangku Pastika ketika dicegat saat akan menyeberang ke Ketapang, Minggu (19/7). Namun berkat informasi yang disampaikan Kepala KP3 Laut Gilimanuk AKP I Nyoman Suparta kalau Mangku Pastika bersedia menemui mereka di terminal Gilimanuk, akhirnya massa menunggu di parkir terminal. Sesaat kemudian rombongan Mangku Pastika pun tiba. Mangku Pastika, Ketua DPRD Bali, IBP Wesnawa dan sejumlah Pemprop Bali turun di pos 2 dan berjalan kaki menuju terminal Gilimanuk.
Setelah bertemu Mangku Pastika, massa menumpahkan uneg-unegnya melalui seorang perwakilannya. Yoni yang ditunjuk sebagai perwakilan menyampaikan sebenarnya mereka sudah sangat sabar meski sudah berkali-kali disakiti oleh kebijakan-kebijakan pemerintah, namun kebijakan ASDP yang melarang mencari nafkah di pelabuhan membuat penghasilan yang digunakan untuk menghidupi keluarga mereka hilang.
“Kami dilarang mencari nafkah di pelabuhan, lalu anak istri kami makan apa?,†ujarnya. Menurut Yoni, sebagian besar warga Gilimanuk menggantungkan hidupnya dari dagang dan jasa seperti ojek lantaran minimnya lahan pertanian atau industri. “Hanya sebagian kecil menjadi pegawai. Kami tidak bisa mencari pekerjaan lain di luar ojek dan dagang lantaran SDM kami yang kurang. Kami melakukan ini demi kelangsungan generasi berikutnya supaya mereka tidak seperti kami,†terangnya.
Yoni meminta Mangku Pastika bersedia membantu menfasilitasi mereka sehingga bisa kembali mencari nafkah seperti sebelumnya di Pelabuhan Gilimanuk. “Bapak Gubernur selaku orang tua kami tolong perjuangkan nasib kami,†pintanya.
Menanggapi uneg-uneg yang disampaikan PKL dan ojek tersebut, Mangku Pastika mengatakan kalau dirinya juga merasakan apa yang dirasakan pedagang dan ojek yang dilarang mencari nafkah di pelabuhan.
“Saya harapkan Saudara tenang, jangan emosional dan anarkis. Mari kita susun rencana terbaik. Kehadiran pelabuhan memang semestinya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,†ujarnya disambut tepuk tangan ojek dan pedagang tersebut.
Mangku Pastika mengaku sudah menugaskan Kadis Perhubungan Propinsi untuk mempelajari apa yang diinginkan oleh ASDP dan apa yang diinginkan masyarakat Gilimanuk dan apa yang dikehendaki pemerintah.
“Saya berjanji akan berbuat sekuat tenaga, oleh karena itu saya minta saudara tenang dan terus berdoa sehingga ada solusi terbaik yang diberikan kepada suadara-saudara,†katanya. (dey)
Dari pantauan di Pelabuhan Gilimanuk, ratusan PKL dan ojek berkumpul di Pos pemeriksaan KTP untuk menagih janji Mangku Pastika ketika dicegat saat akan menyeberang ke Ketapang, Minggu (19/7). Namun berkat informasi yang disampaikan Kepala KP3 Laut Gilimanuk AKP I Nyoman Suparta kalau Mangku Pastika bersedia menemui mereka di terminal Gilimanuk, akhirnya massa menunggu di parkir terminal. Sesaat kemudian rombongan Mangku Pastika pun tiba. Mangku Pastika, Ketua DPRD Bali, IBP Wesnawa dan sejumlah Pemprop Bali turun di pos 2 dan berjalan kaki menuju terminal Gilimanuk.
Setelah bertemu Mangku Pastika, massa menumpahkan uneg-unegnya melalui seorang perwakilannya. Yoni yang ditunjuk sebagai perwakilan menyampaikan sebenarnya mereka sudah sangat sabar meski sudah berkali-kali disakiti oleh kebijakan-kebijakan pemerintah, namun kebijakan ASDP yang melarang mencari nafkah di pelabuhan membuat penghasilan yang digunakan untuk menghidupi keluarga mereka hilang.
“Kami dilarang mencari nafkah di pelabuhan, lalu anak istri kami makan apa?,†ujarnya. Menurut Yoni, sebagian besar warga Gilimanuk menggantungkan hidupnya dari dagang dan jasa seperti ojek lantaran minimnya lahan pertanian atau industri. “Hanya sebagian kecil menjadi pegawai. Kami tidak bisa mencari pekerjaan lain di luar ojek dan dagang lantaran SDM kami yang kurang. Kami melakukan ini demi kelangsungan generasi berikutnya supaya mereka tidak seperti kami,†terangnya.
Yoni meminta Mangku Pastika bersedia membantu menfasilitasi mereka sehingga bisa kembali mencari nafkah seperti sebelumnya di Pelabuhan Gilimanuk. “Bapak Gubernur selaku orang tua kami tolong perjuangkan nasib kami,†pintanya.
Menanggapi uneg-uneg yang disampaikan PKL dan ojek tersebut, Mangku Pastika mengatakan kalau dirinya juga merasakan apa yang dirasakan pedagang dan ojek yang dilarang mencari nafkah di pelabuhan.
“Saya harapkan Saudara tenang, jangan emosional dan anarkis. Mari kita susun rencana terbaik. Kehadiran pelabuhan memang semestinya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,†ujarnya disambut tepuk tangan ojek dan pedagang tersebut.
Mangku Pastika mengaku sudah menugaskan Kadis Perhubungan Propinsi untuk mempelajari apa yang diinginkan oleh ASDP dan apa yang diinginkan masyarakat Gilimanuk dan apa yang dikehendaki pemerintah.
“Saya berjanji akan berbuat sekuat tenaga, oleh karena itu saya minta saudara tenang dan terus berdoa sehingga ada solusi terbaik yang diberikan kepada suadara-saudara,†katanya. (dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8353 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5770 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3613 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2444 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026