Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Napi LP Kerobokan Simpan Sabu di Dubur
Denpasar
Kamis, 6 Agustus 2009,
19:27 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ditahan di Lembaga Permasyarakat (LP) Kerobokan tidak membuat napi Aryo Prabowo insyaf. Dia kembali berulah menyimpan 5 paket sabu sabu (SS) di dalam lubang duburnya. Ulahnya ketahuan saat petugas sipir melakukan penggeledahan badan, pada Kamis (06/08).
Kini, napi Aryo bakal lama menghuni LP Kerobokan. Selain itu, dia bakal menginap gratis di sel tikus LP Kerobokan, akibat perbuatannya menyimpan SS.
Terbongkarnya kasus yang menimpa napi Aryo, berawal dari inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan jajaran petugas keamanan LP Kerobokan. Saat itu, petugas sipir melihat napi Aryo berada di depan sel tikus. Di sana petugas melakukan penggeledahan.
Herannya, napi Aryo yang di vonis 8 tahun penjara dan baru menjalani 2 tahun masa hukuman, berupaya menolak diperiksa. Petugas pun semakin curiga. Selanjutnya, petugas sipir memerintahkan napi Aryo untuk membuka pakaian yang dikenakannya.
Mau tak mau napi Aryo menurut. Kecurigaan petugas rupanya benar,. Ketika celana dalam dibuka. 5 paket SS meluncur jatuh dari lubang dubur Aryo.
Menurut Kepala Pengaman LP Kerobokan, Maliki, pada Kamis (06/08), pihaknya belum mengetahui berapa jumlah SS yang disimpan napi Aryo. Alasannya, di LP Kerobokan tidak ada timbangan.
Terkait darimana asal sabu-sabu itu, juga belum bisa dipastikan. Kendati demikian, katanya, kasus ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.
"Sudah ditangani aparat kepolisian. Tersangka sudah diamankan,"bebernya.
Sekadar diketahui, napi Aryo tersandung kasus yang sama (narkoba) dan ditangkap pada Bulan Maret 2009 lalu. Lokasinya juga di LP Kerobokan. Pasca penggeledahan di sel penjara, petugas tidak menemukan narkoba, tapi hanya jarum suntik narkoba.
Santer terdengar, rupanya Aryo Prabowo terpaksa diamankan di ruang sel tikus lantaran dirinya diambang bahaya. Sebab, sejumlah napi tidak suka atas kehadiran Aryo.
Santer terdengar 5 paket SS itu didapat dari orang luar LP. Ceritanya, saat itu Aryo minta izin untuk ke toilet. Namun karena lama, petugas yang mengantarnya kemudian curiga.
Setelah dicek, rupanya napi itu menyimpan sabu-sabu yang diakuinya dari orang luar LP yakni dengan jalan melemparnya.
Terkait penangkapan napi Aryo, Kabid Humas Polda Bali
Kombes Gde Suginyar membenarkan kalau napi tersebut sudah dibawa ke Polda Bali.
"Dia (Aryo) sudah diamankan di Polda dan penyidik masih menyelidiki asal muasal narkoba yang disita petugas dari napi itu," ucapnya. (spy)
Kini, napi Aryo bakal lama menghuni LP Kerobokan. Selain itu, dia bakal menginap gratis di sel tikus LP Kerobokan, akibat perbuatannya menyimpan SS.
Terbongkarnya kasus yang menimpa napi Aryo, berawal dari inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan jajaran petugas keamanan LP Kerobokan. Saat itu, petugas sipir melihat napi Aryo berada di depan sel tikus. Di sana petugas melakukan penggeledahan.
Herannya, napi Aryo yang di vonis 8 tahun penjara dan baru menjalani 2 tahun masa hukuman, berupaya menolak diperiksa. Petugas pun semakin curiga. Selanjutnya, petugas sipir memerintahkan napi Aryo untuk membuka pakaian yang dikenakannya.
Mau tak mau napi Aryo menurut. Kecurigaan petugas rupanya benar,. Ketika celana dalam dibuka. 5 paket SS meluncur jatuh dari lubang dubur Aryo.
Menurut Kepala Pengaman LP Kerobokan, Maliki, pada Kamis (06/08), pihaknya belum mengetahui berapa jumlah SS yang disimpan napi Aryo. Alasannya, di LP Kerobokan tidak ada timbangan.
Terkait darimana asal sabu-sabu itu, juga belum bisa dipastikan. Kendati demikian, katanya, kasus ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.
"Sudah ditangani aparat kepolisian. Tersangka sudah diamankan,"bebernya.
Sekadar diketahui, napi Aryo tersandung kasus yang sama (narkoba) dan ditangkap pada Bulan Maret 2009 lalu. Lokasinya juga di LP Kerobokan. Pasca penggeledahan di sel penjara, petugas tidak menemukan narkoba, tapi hanya jarum suntik narkoba.
Santer terdengar, rupanya Aryo Prabowo terpaksa diamankan di ruang sel tikus lantaran dirinya diambang bahaya. Sebab, sejumlah napi tidak suka atas kehadiran Aryo.
Santer terdengar 5 paket SS itu didapat dari orang luar LP. Ceritanya, saat itu Aryo minta izin untuk ke toilet. Namun karena lama, petugas yang mengantarnya kemudian curiga.
Setelah dicek, rupanya napi itu menyimpan sabu-sabu yang diakuinya dari orang luar LP yakni dengan jalan melemparnya.
Terkait penangkapan napi Aryo, Kabid Humas Polda Bali
Kombes Gde Suginyar membenarkan kalau napi tersebut sudah dibawa ke Polda Bali.
"Dia (Aryo) sudah diamankan di Polda dan penyidik masih menyelidiki asal muasal narkoba yang disita petugas dari napi itu," ucapnya. (spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4532 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2343 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1995 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1048 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026