Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Napi LP Kerobokan Simpan Sabu di Dubur

Denpasar

Kamis, 6 Agustus 2009, 19:27 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Ditahan di Lembaga Permasyarakat (LP) Kerobokan tidak membuat napi Aryo Prabowo insyaf. Dia kembali berulah menyimpan 5 paket sabu sabu (SS) di dalam lubang duburnya. Ulahnya ketahuan saat petugas sipir melakukan penggeledahan badan, pada Kamis (06/08).

Kini, napi Aryo bakal lama menghuni LP Kerobokan. Selain itu, dia bakal menginap gratis di sel tikus LP Kerobokan, akibat perbuatannya menyimpan SS.

Terbongkarnya kasus yang menimpa napi Aryo, berawal dari inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan jajaran petugas keamanan LP Kerobokan. Saat itu, petugas sipir melihat napi Aryo berada di depan sel tikus. Di sana petugas melakukan penggeledahan.

Herannya, napi Aryo yang di vonis 8 tahun penjara dan baru menjalani 2 tahun masa hukuman, berupaya menolak diperiksa. Petugas pun semakin curiga. Selanjutnya, petugas sipir memerintahkan napi Aryo untuk membuka pakaian yang dikenakannya.

Mau tak mau napi Aryo menurut. Kecurigaan petugas rupanya benar,. Ketika celana dalam dibuka. 5 paket SS meluncur jatuh dari lubang dubur Aryo.

Menurut Kepala Pengaman LP Kerobokan, Maliki, pada Kamis (06/08), pihaknya belum mengetahui berapa jumlah SS yang disimpan napi Aryo. Alasannya, di LP Kerobokan tidak ada timbangan.

Terkait darimana asal sabu-sabu itu, juga belum bisa dipastikan. Kendati demikian, katanya, kasus ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Sudah ditangani aparat kepolisian. Tersangka sudah diamankan,"bebernya.

Sekadar diketahui, napi Aryo tersandung kasus yang sama (narkoba) dan ditangkap pada Bulan Maret 2009 lalu. Lokasinya juga di LP Kerobokan. Pasca penggeledahan di sel penjara, petugas tidak menemukan narkoba, tapi hanya jarum suntik narkoba.

Santer terdengar, rupanya Aryo Prabowo terpaksa diamankan di ruang sel tikus lantaran dirinya diambang bahaya. Sebab, sejumlah napi tidak suka atas kehadiran Aryo.

Santer terdengar 5 paket SS itu didapat dari orang luar LP. Ceritanya, saat itu Aryo minta izin untuk ke toilet. Namun karena lama, petugas yang mengantarnya kemudian curiga.

Setelah dicek, rupanya napi itu menyimpan sabu-sabu yang diakuinya dari orang luar LP yakni dengan jalan melemparnya.
Terkait penangkapan napi Aryo, Kabid Humas Polda Bali

Kombes Gde Suginyar membenarkan kalau napi tersebut sudah dibawa ke Polda Bali.

"Dia (Aryo) sudah diamankan di Polda dan penyidik masih menyelidiki asal muasal narkoba yang disita petugas dari napi itu," ucapnya. (spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami