Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Ketut Cenik: Dadong Bisa Menangis
Beritabali.com, Batuan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Klaim Tari Pendet oleh Malaysia disesalkan oleh berbagai pihak. Seniman tua Bali pun protes dan mengaku sedih atas klaim yang dinilai ngawurtu.
Ungkapan rasa kecewa diantaranya muncul dari maestro seni asal Desa Batuan Gianyar, tari Ni Ketut Cenik (90).
Cenik yang sudah berusia lanjut mengikuti perkembangan kasus ini lewat media TV dan penjelasan anggota keluarganya.
Lalu bagaimana perasaan Cenik setelah mengetahui Tari Pendet diklaim Malaysia?
“Dadong (nenek) tidak mau orang lain ambil (tari pendet), dadong bisa menangis. Kalo dadong ajarkan ke orang lain, baru dadong mau,†kata Cenik di rumahnya hari ini.
Cenik pantas merasa bersedih. Sebagai salah satu maestro seni tari di Bali, Cenik hapal betul berbagai jenis tari tradisional Bali. Ia juga hafal betul jika Pendet merupakan hasil karya seniman Bali, dan bukan karya seniman Malaysia.
Ni Ketut Cenik Lahir di Desa Batuan, Gianyar. Ia mulai menari sejak umur 15 tahun, meskipun pada awalnya banyak guru tari mengatakan kalau ia tidak mempunyai bakat untuk menari.
Ketika ia mulai belajar menari, teman-temanya telah pentas di berbagai pertunjukkan tari. Cenik merupakan orang terakhir yang diijinkan menari di depan khalayak ramai.
Cenik dikenal sebagi penari Joged Pingitan, yang merupakan sub-genre dari kelompok tari Legong Keraton.
Tari Joged Pingitan mempunyai gerakan yang sama dengan Legong Keraton, namun Cenik merubahnya dan menambahkan cerita dalam tarian tersebut seperti yang dikenal sekarang ini. (art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 806 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 699 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 520 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 502 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik