Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Pantai Pidada Digegerkan Penemuan Orok
Beritabali.com, Banyuasri
BERITABALI.COM, BULELENG.
Warga di sekitar Pantai Pidada Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng digegerkan dengan penemuan orok membusuk. Orok yang diperkirakan dibuang empat hari lalu itu diduga merupakan hasil hubungan gelap.
Orok membusuk di pinggir pantai, Kamis (24/9) ditemukan pertama kali oleh sepasang kekasih yang kemudian berteriak hingga membuat warga disekitar Pantai Pidada geger.
Selanjutnya temuan orok dengan luka-luka lebam pada bagian kepala dan punggung, serta luka lainnya di sekujur tubuh tersebut dilaporkan seorang petani, Nyoman Mangku (40).
Polisi yang mendapatkan laporan temuan orok tersebut langsung mendatangi lokasi penemuan bersama tim medis untuk melakukan pemeriksaan secara medis dan olah lokasi peristiwa.
Sedangkan sepasang kekasih yang pertama kali menemukan orok itu malah kabur saat melihat polisi datang.
“Belum kita ketahui secara jelas motif dibuangnya orok tersebut, namun diduga kuat pembuangan orok itu merupakan hasil hubungan gelap sehingga masih dilakukan penyelidikan dan penyidikan,†ungkap Kapolsektif Kota Singaraja, AKP. Putu Juen.
Dari hasil pemeriksaan Tim Medis dan otopsi di RSUD Kabupaten Buleleng, Orok berkelamin perempuan yang dibuang diperkirakan lahir prematur dengan usia kandungan 6 bulan, panjang 20 centimeter dan berat 7 gram.
Kelahiran orok tersebut diduga melalui persalinan yang baik oleh seorang bidan sebab ikatan tali pusar sangat rapi dan terawat. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 535 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 418 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 414 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 412 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik