Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Belum Temukan Bukti Petunjuk Pelaku

Beritabali.com, Singaraja

Jumat, 25 September 2009, 16:51 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Polisi belum dapat mengungkap atau menemukan bukti petunjuk pelaku pembuangan orok di Pantai Pidada Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng, namun berbagai upaya masih dilakukan oleh pihak kepolisian.


Upaya pencarian orang tua yang membuang orok membusuk di Pantai Pidada Kelurahan Banyuasri, hingga Jumat (25/9) masih terus dilakukan Jajaran Polsektif Kota Singaraja, namun upaya tersebut nampaknya tidak membuahkan hasil menyusul kurangnya kesaksian dan bukti petunjuk yang didapatkan polisi dalam melakukan olah lokasi peristiwa.

“Diduga kuat pembuangan orok membusuk yang ditemukan tersebut akibat hubungan gelap dan polisi masih berupaya melakukan penelusuran terkait pelaku pembuangan orok tersebut dengan mendata ke sejumlah wilayah terdekat dan mengecek para bidan desa,” ungkap Kapolsektif Kota Singaraja, AKP. Putu Juen.

Berdasarkan hasil pemeriksaan secara medis, orok berjenis kelamin perempuan yang dibuang tersebut diperkirakan dibuang telah empat hari hingga saat ditemukan telah membusuk dan jari-jari tangan maupun kaki sebagian hilang.



”Dari medis terungkap, orok dibuang telah empat hari, sebagian tubuh telah membusuk dan jari tangan dan kaki ada yang hilang,” papar Juen.

Sebelumnya, warga di sekitar Pantai Pidada Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng digegerkan dengan penemuan orok membusuk, bahkan orok yang diduga sudah dibuang empat hari itu merupakan hasil hubungan gelap.


Orok membusuk dipinggir pantai itu ditemukan pertama kali oleh sepasang kekasih yang kemudian berteriak hingga membuat warga disekitar Pantai Pidada geger, selanjutnya temuan orok dengan luka-luka lebam pada bagian kepala dan punggung, serta luka lainnya disekujur tubuh tersebut dilaporkan seorang petani, Nyoman Mangku. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami