Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




TNC Rekomendasikan Moratorium Sementara

Beritabali.com, Nusa Penida

Minggu, 4 Oktober 2009, 16:52 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Lembaga Konservasi internacional The Nature of Conservation merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung Bali untuk melakukan moratorium sementara pembangunan fasilitas pariwisata di kawasan Pulau Nusa Penida.


Rekomendasi ini disampaikan menyusul berkembangnya fasilitas pariwisata berupa villa yang belum memiliki ijin di kawasan Pulau seluas sekitar 20.000 hektar tersebut.



Manager Program TNC Wilayah Nusa Penida Marthen Willy pada keterangannya di Nusa Penida, Minggu (4/10) menyatakan moratorium bertujuan bukan untuk melarang pembangunan fasilitas pariwisata tetapi menunda pembangunan sementara sambil menunggu penyusunan rencana detail tata ruang di pulau berpenduduk 50.000 orang tersebut. Dimana pembangunan fasilitas pariwisata kedepan sesuai dengan konsep daya dukung dan daya tampung sebuah pulau kecil



Resort yang besar akan membutuhkan air yang banyak dan dan listrik yang banyak dan ini akan menyerap listrik dan air yang diperuntukkan bagi masyarakat, begitu juga perlu lahan yang luas sehingga cendrunng akan menimbulkan konflik, Jelas Marthen Willy.


Manager Program Concrvation TNC Wilayah Nusa Penida Marthen Willy berharap pemerintah Kabupaten Klungkung Bali juga melakukan pengkajian terhadap investasi yang masuk agar sesuai dengan daya dukung dan daya tampung wilayah.


Berdasarkan catatan Kantor Kecamatan Nusa penida hingga
saat ini di kawasan Pulau Nusa Penida terdapat 5 Villa yang telah beroperasi, 4 diantaranya belum memiliki ijin. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami