Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Dari Pabrik Besar Menjadi Kitchen Lab
Beritabali.com, Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Hasil analisis Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan system produksi narkotika di Indonesia telah mengalami perubahan dari system produksi pabrik menjadi produksi rumahan yang terkenal dengan istilah Kitchen Lab.
Hal ini terbukti dari hasil pengrebekan terhadap beberapa tempat produksi narkotika yang rata-rata merupakan rumah pribadi maupun kamar sebuah apartemen dengan pekerja antara 3-5 orang.
Kepala Pusat Penegakan Hukum BNN Arief Sumarwoto pada keteranganya di Kuta (5/10) menyebutkan produksi narkotika dengan system Kitchen lab kini telah mulai merebak di tanah air, termasuk kemungkinan di daerah-daerah terpencil. Dimana sebuah Kitchen lab mampu memproduksi ratusan narkotika dalam satu hari dengan target pasar local dan tidak tertutup kemungkinan perdagangan antar propinsi.
Kalau Kitchen lab kan kecil-kecil umpamanya ecstasy sehari seratus atau dua ratus, tapi kalau kitchen labnya banyak akan besar juga. Tapi itulah modus operasinya sekarangkata Arief Sumarwoto.
Kepala Pusat Penegakan Hukum BNN Arief Sumarwoto menyebutkan hingga akhir tahun lalu jumlah pemakai narkotika di Indonesia mencapai 3,6 juta orang.
Selain itu dari seluruh jumlah Narapidana dan Tahanan di lembaga pemasyarakatan di Indonesia hampir 70 persen merupakan tahanan dan narapidana kasus narkotika dan 50 persen dari jumlah tersebut merupakan pemakai atau korban.(mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 535 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 416 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 414 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 412 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik