Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
20% Distribusi Raskin Tidak Tepat Jumlah
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekitar 20% pendistribusian beras untuk keluarga miskin (raskin) di Bali tidak tepat jumlah, yang sudah ditentukan yakni 15 kg/bulan/ rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM).
Di Bali sekitar 20% distribusi raskin tidak tepat jumlah
ujar Direktur Utama Perum Bulog, Mustafa Abubakar pada acara Pertemuan Regional Program Raskin Tahun 2009 di Renon, Selasa (6/10).
Menurut Mustafa, dalam pendistribusian raskin masih banyak terjadi dibagi sama rata. Akibatnya jatah raskin yang diterima RTS-PM di bawah 15 kg.
Bagi Mustafa, jumlah di bawah 15 kg/RTS-PM/bulan dinilai kurang memadai pemenuhan asupan gizi keluarga miskin, yang pada gilirannya akan kurang mendukung pertumbuhan kecerdasan generasi muda ke depan.
Untuk itulah, Bulog akan terus mengawasi pendistribusian raskin terutama tepat jumlahnya yang sudah dikemas seberat 15 kg.
Raskin bersubsidi itu dihargakan Rp 1.6000/kg ke RTS-PM di titik distribusi (kantor desa/kelurahan, warung desa).
Sementara itu, Kepala Divre Perum Bulog Bali, Tuty Sutiati mengatakan, permasalahan distribusi yang tidak tepat jumlah itu terjadi di seluruh kabupaten/Kota di Bali, walau tidak sampai merata di semua desa/kelurahan. Penyebabnya karena antara yang miskin dengan yang setengah miskin sulit dibedakan.
Jatah raskin di Bali tahun ini mencapai 24.220 ton dengan jumlah penerima 134.834 RTS-PM. (sss)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5987 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2310 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan