Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
20% Distribusi Raskin Tidak Tepat Jumlah
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekitar 20% pendistribusian beras untuk keluarga miskin (raskin) di Bali tidak tepat jumlah, yang sudah ditentukan yakni 15 kg/bulan/ rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM).
Di Bali sekitar 20% distribusi raskin tidak tepat jumlah
ujar Direktur Utama Perum Bulog, Mustafa Abubakar pada acara Pertemuan Regional Program Raskin Tahun 2009 di Renon, Selasa (6/10).
Menurut Mustafa, dalam pendistribusian raskin masih banyak terjadi dibagi sama rata. Akibatnya jatah raskin yang diterima RTS-PM di bawah 15 kg.
Bagi Mustafa, jumlah di bawah 15 kg/RTS-PM/bulan dinilai kurang memadai pemenuhan asupan gizi keluarga miskin, yang pada gilirannya akan kurang mendukung pertumbuhan kecerdasan generasi muda ke depan.
Untuk itulah, Bulog akan terus mengawasi pendistribusian raskin terutama tepat jumlahnya yang sudah dikemas seberat 15 kg.
Raskin bersubsidi itu dihargakan Rp 1.6000/kg ke RTS-PM di titik distribusi (kantor desa/kelurahan, warung desa).
Sementara itu, Kepala Divre Perum Bulog Bali, Tuty Sutiati mengatakan, permasalahan distribusi yang tidak tepat jumlah itu terjadi di seluruh kabupaten/Kota di Bali, walau tidak sampai merata di semua desa/kelurahan. Penyebabnya karena antara yang miskin dengan yang setengah miskin sulit dibedakan.
Jatah raskin di Bali tahun ini mencapai 24.220 ton dengan jumlah penerima 134.834 RTS-PM. (sss)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4003 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3413 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2049 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan