Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Jelang Galungan, “Sanggah" Diimpor dari Banyuwangi
Beritabali.com, Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Rupanya sejumlah pedagang kelengkapan upakara asal Banyuwangi cukup pandai melirik peluang bisnis. Menjelang hari raya Galungan, sejumlah pedagang janur dan bambu untuk penjor bambu asal Banyuwangi, Jatim telah meramaikan Gilimanuk. Tidak hanya itu, sanggah (tempat banten,red) serta perlengkapan lain yang biasa terpasang pada penjor pun dijual oleh pedagang asal Banyuwangi.
Dari pantauan Senin (12/10), sejak beberapa hari yang lalu beberapa pedagang kelengkapan hari raya tersebut telah menyerbu Gilimanuk. Selain menjual janur dan bambu untuk penjor, mereka juga menjual sanggah dan hasil bumi seperti jagung dan padi yang sudah diikat untuk dipasang di penjor.
Meski, perjuangan mereka untuk berjualan terbilang berat lantaran mesti memikul barang dagangannya sejauh 500 meter menuju Pasar Gilimanuk dari pelabuhan namun tidak membuat mereka kehilangan semangat. Pasalnya, para pembeli sudah menunggu. Untuk bambu penjor, dijual bervariasi antara Rp. 15 ribu - Rp.25 ribu tergantung besar kecilnya bambu tersebut.
Sementara untuk sanggah penjor ditawarkan seharga Rp.25 ribu. Samsi, salah seorang pedagang bambu penjor dan sanggah mengaku tidak menyangka kalau barang dagangannya bakalan laris.
Awalnya saya coba-coba sehingga tidak menyangka kalau sanggah penjornya laku keras di sini (Gilimanuk,red),ujar pedagang asal Kalipuro, Banyuwangi. Meski laris, Samsi mengaku tidak bisa membawa barang dagangannyadalam jumlah banyak lantaran kesulitan mengangkutnya dari pelabuhan ke pasar Gilimanuk. Setiap hari saya hanya bisa membawa delapan sampai sepuluh sanggah penjor dan semunya laku terjual, tandasnya.
Samsi mengaku sanggah penjor yang dijualnya itu dibuatnya sendiri dengan melihat contoh dari televisi. Saya belajar buat sanggah ini karena belajar sendiri dari melihat contoh di televisi. Awalnya memang tampak susah dan rumit tapi setelah dikerjakan cukup mudah,terangnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5275 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3435 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2228 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 944 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan