Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Perbekel Gunung Sari Bogem Warganya
Beritabali.com, Seririt
BERITABALI.COM, BULELENG.
Gara-gara memperdebatkan masalah air minum milik desa di Desa Gunung Sari Kecamatan Seririt, seorang warga setempat menjadi korban aksi penganiayaan yang justru dilakukan Perbekel (kepala desa) setempat.
Kebebasan berbicara untuk menyampaikan pendapat bagi warga di Desa Gunung Sari Kecamatan Seririt masih dipandang sebelah mata oleh Perbekel Desa Gunung Sari, Gede Suradnya (40).
Buktinya, Made Ota (47) warga Dusun Sekar, Desa Gunung Sari menjadi korban penganiayaan saat berdebat dalam pertemuan di desa setempat terkait permasalahan air minum yang dilakukan Perbekel Gede Suradnya.
Tindakan kekerasan yang dilakukan oknum Perbekel Desa Gunung Sari telah ditangani sesuai prosedur yang berlaku, bahkan kasus tersebut telah memasuki tahap resume, ini sudah ditangani,tegas Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa, Jumat (16/10)
Pahumas Made Sudirsa membantah adanya indikasi keterlibatan jajaran Muspika Seririt terkait penangganan kasus tersebut, sebab prosedur tidak ditahannya pelaku atas tindak kriminal dibenarkan menurut undang-undang dengan berbagai pertimbangan tertentu.
Memang pelaku tidak ditahan karena beberapa alasan secara khusus sesuai aturan yang ada, tidak ada permainan dalam penanganan kasus di kepolisian walaupun itu melibatkn oknum pejabat,paparnya.
Berdasarkan informasi yang diterima beritabali.com, tidak tersentuhnya Perbekel Suradnya dari jeratan hukum, lantaran permintaan Jajaran Muspika Seririt.
Dalam laporan korban Made Ota di polisi menyebutkan, diduga pelaku merasa tersinggung dengan perkataan yang disampaikan dalam pertemuan membahas masalah air minum di Desa Gunung Sari.
Selanjutnya pelaku Gede Suradnya tiba-tiba memukul korban hingga mengakibatkan luka memar dan bengkak pada lengan kiri.
Aksi penganiayaan yang dilakukan Perbekel Desa Gunung Sari tersebut sudah sepekan lebih dilaporkan ke Mapolsektif Seririt. Namun sayang penanganan yang dilakukan polisi belum maksimal.
Sejumlah warga di Desa Gunung mengancam akan melakukan aksi demo akibat kurang transparannya upaya penegakan hukum yang dilakukan polisi termasuk adanya indikasi bermainnya Muspika di Kecamatan Seririt terkait keterlibatan Perbekel Gede Suradnya. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6011 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2342 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan